Teknologi Wimax (802.16) dan Wifi (802.11n)


WIMAX (802.16)

Standar 802.16 dikembangkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), yang disebut WirelessMANTM , memberikan perspektif baru dalam mengakses internet dengan kecepatan tinggi tanpa tergantung pada jaringan kabel atau modem. Tahun 2002 terbentuk forum Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) yang mengacu pada standar 802.16 dan bertugas menginterkoneksikan berbagai standar teknis yang bersifat global menjadi satu kesatuan. Teknologi WiMAX lebih murah dibandingkan dengan teknologi broadband lain seperti digital subscriber line (DSL) atau kabel modem.

Kecepatan koneksi atau kemajuan teknologi yang baru bukan hanya aspek yang penting yang harus dievaluasi, tetapi keduanya merupakan fakta transmisi wireless yang tidak aman untuk berkomunikasi. Aspek keamanan merupakan hal yang sangat penting untuk teknologi broadband dalam mengakses informasi dari internet. Dalam tulisan ini dibahas tentang perkembangan WiMAX, perbedaannya dengan WiFi, fitur-fitur yang ada serta sistem keamanan yang terdapat pada teknologi WirelessMANTM berdasarkan pada spesifikasi standar 802.16.

Standar IEEE 802.16 memberikan kemudahan dalam akses internet untuk area metropolitan dengan hanya mendirikan beberapa base station (BS) yang dapat meng-coverage jutaan subscriber (SS). Teknologi WiMAX merupakan solusi untuk kota atau daerah pedesaan yang belum berkembang dalam penyediaan akses internet. Enkripsi data yang digunakan berupa data encryption standar (DES) dan authentication pada setiap client/subscriber station (SS) yang sangat baik dengan sertifikat X.509 yang unik, handal dan dapat dipercaya ketangguhannya.

1. Pendahuluan

1.1 Pengertian WiMAX

Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) merupakan standar industri yang bertugas menginterkoneksikan berbagai standar teknis yang bersifat global menjadi satu kesatuan. WiMAX dan WiFi dibedakan berdasarkan standar teknik yang bergabung didalamnya. WiFi menggabungkan standar IEEE 802.11 dengan ETSI HiperLAN yang merupakan standar teknis yang cocok untuk keperluan WLAN, sedangkan WiMAX merupakan penggabungan antara standar IEEE 802.16 dengan ETSI HiperMAN.

Standar keluaran IEEE banyak digunakan secara luas di daerah asalnya, yaitu Eropa dan sekitarnya. Untuk dapat membuat teknologi ini digunakan secara global, maka diciptakan WiMAX. Standar global yang dipakai di dunia dapat digambarkan sebagai berikut.

Gambar 1 Standar-standar yang ada dengan spesifikasi yang mendukung komunikasi sampai tingkat MAN disatukan dengan standar WiMAX

Kedua standar yang disatukan ini merupakan standar teknis yang memiliki spesifikasi yang sangat cocok untuk menyediakan koneksi berjenis broadband lewat media wireless atau broadband wireless access (BWA). Pada masa mendatang, segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi BWA kemungkinan akan diberi sertifikasi WiMAX. Standar WiMAX dibentuk oleh gabungangabungan industri perangkat wireless dan chip-chip komputer diseluruh dunia. Perusahaan besar ini bergabung dalam suatu forum kerja yang merumuskan standar interkoneksi antar teknologi BWA yang mereka miliki pada produk-produknya.

1.2 Standar IEEE 802.16 (WiMAX)

Terobosan jaringan internet wireless sebentar lagi akan menjadi kenyataan. Dengan tower yang dipasang dipusat akses internet (hot spot) di tengah kota metropolitan, seorang pemakai laptop, komputer, handphone, hingga personal digital assistant (PDA), dengan wireless card bisa koneksi dengan internet, bahkan di tengah sawah atau pedesaan yang masih dalam cakupan area 50 kilometer. Hal ini dapat terjadi karena teknologi WiMAX yang menggunakan standar baru IEEE 802.16. Saat ini WiFi menggunakan standar komunikasi IEEE 802.11. Yang paling banyak dipakai adalah IEEE 802.11b dengan kecepatan 11 Mbps, hanya mencapai cakupan area tidak lebih dari ratusan meter saja. WiMAX merupakan saluran komunikasi radio yang memungkinkan terjadinya jalur internet dua arah dari jarak puluhan kilometer. Dengan memanfaatkan gelombang radio, teknologi ini bisa dipakai dengan frekuensi berbeda, sesuai dengan kondisi dan peraturan pemakaian frekuensi di negara user.

Pada awalnya standard IEEE 802.16 beroperasi ada frekuensi 10-66 GHz dan memerlukan tower line of sight, tetapi pengembangan IEEE 802.16a yang disahkan pada bulan Maret 2004, menggunakan frekuensi yang lebih rendah yaitu sebesar 2-11 GHz, sehingga mudah diatur, dan tidak memerlukan line-of-sight. Cakupan area yang dapat dicoverage sekitar 50 km dan kecepatan transfer data sebesar 70 Mbps. Pengguna tidak akan kesulitan dalam mengulur berbagai macam kabel, apalagi WiMAX mampu menangani sampai ribuan pengguna sekaligus. Prediksi perkembangan pemakai yang menggunakan WiMAX akan terus berkembang dari tahun ke tahun seperti terlihat pada Gambar 2 berikut ini.

Gambar 2 Grafik prediksi perkembangan penggunaan WiMAX di berbagai benua dari tahun ketahun

Intel akan mulai memasang antena luar ruangan WiMAX sebagai tahap pengembangan WiFi. Teknologi WiFi dan WiMAX akan saling melengkapi. WiFi untuk jangkauan jarak dekat di seputar kampus atau kantor sedangkan WiMAX untuk memfasilitasi sebuah kota dengan akses wireless internet. Pada akhirnya, diperkirakan hampir semua laptop, PDA, dan piranti information and communication technology (ICT) lainnya akan compatible dengan fitur WiFi dan WiMAX.

1.3 Keuntungan WiMAX

Ada beberapa keuntungan dengan adanya WiMAX, jika dibandiungkan dengan WiFi antara lain sebagai berikut:

  1. Para produsen mikrolektronik akan mendapatkan lahan baru untuk dikerjakan, dengan membuat chip-chip yang lebih general yang dapat dipakai oleh banyak produsen perangkat wireless untuk membuat BWA-nya. Para produsen perangkat wireless tidak perlu mengembangkan solusi end-to-end bagi penggunanya, karena sudah tersedia standar yang jelas.
  2. Operator telekomunikasi dapat menghemat investasi perangkat, karena kemampuan WIMAX dapat melayani pelanggannya dengan area yang lebih luas dan dengan kompatibilitas yang lebih tinggi.
  3. Pengguna akhir akan mendapatkan banyak pilihan dalam berinternet. WiMAX merupakan salah satu teknologi yang dapat memudahkan kita untuk koneksi dengan internet secara mudah dan berkualitas.
  4. Memiliki banyak fitur yang selama ini belum ada pada teknologi WiFi dengan standar IEEE 802.11. Standar IEEE 802.16 digabungkan dengan ETSI HiperMAN, maka dapat melayani pangsa pasar yang lebih luas.
  5. Dari segi coverage-nya saja yang mencapai 50 kilometer maksimal, WiMAX sudah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi keberadaan wirelass MAN. Kemampuan untuk menghantarkan data dengan transfer rate yang tinggi dalam jarak jauh dan akan menutup semua celah broadband yang tidak dapat terjangkau oleh teknologi kabel dan digital subscriber line (DSL).
  6. Dapat melayani para subscriber, baik yang berada pada posisi line of sight (LOS) maupun yang memungkinkan untuk tidak line of sight (NLOS).

WiMAX memang dirancang untuk melayani baik para pengguna yang memakai antenna tetap (fixed wireless) maupun untuk yang sering berpindah-pindah tempat (nomadic). WiMAX tidak hanya hanya dapat melayani para pengguna dengan antenna tetap saja misalnya pada gedunggedung diperkantoran, rumah tinggal, toko-toko dan sebagainya. Bagi para pengguna antenna indoor, notebook, PDA, PC yang sering berpindah tempat dan banyak lagi perangkat mobile lainnya memang telah kompatibel dengan dengan standar-standar yang dimiliki WiMAX.

Perangkat WiMAX juga mempunyai ukuran kanal yang bersifat fleksibel, sehingga sebuah BTS dapat melayani lebih banyak pengguna dengan range spektrum frekuensi yang berbeda-beda. Dengan ukuran kanal spektrum yang dapat bervariasi ini, sebuah perangkat BTS dapat lebih fleksibel dalam melayani pengguna. Range spektrum teknologi WiMAX termasuk lebar, dengan didukung dengan pengaturan kanal yang fleksibel, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range operasi dari BTS. Fasilitas quality of service (QOS) juga diberikan oleh teknologi WiMAX ini. Sistem kerja media access control pada data link layer yang connection oriented memungkinkan digunakan untuk komunikasi video dan suara. Pemilik internet service provider (ISP) juga dapat membuat berbagai macam produk yang dapat dijual dengan memanfaatkan fasilitas ini, seperti membedakan kualitas servis antara pengguna rumahan dengan pengguna tingkat perusahaan, membuat bandwidth yang bervariasi, fasilitas tambahan dan masih banyak lagi.

Gambar 3 Sebuah BTS WiMAX dapat digunakan sebagai backhaul untuk titik-titik hotspot

Standar IEEE 802.16 merupakan keluaran dari organisasi IEEE, sama seperti IEEE 802.11 adalah standar yang dibuat khusus untuk mengatur komunikasi lewat media wireless. Yang membedakannya adalah WiMAX mempunyai tingkat kecepatan transfer data yang lebih tinggi dengan jarak yang lebih jauh, sehingga kualitas layanan dengan menggunakan komunikasi ini dapat digolongkan ke dalam kelas broadband. Standar ini sering disebut air interface for fixed broadband wireless access system atau interface udara untuk koneksi broadband.

Sebenarnya standarisasi IEEE 802.16 ini lebih banyak mengembangkan hal-hal yang bersifat teknis dari layer physical dan layer datalink (MAC) dari sistem komunikasi BWA. Versi awal dari standar 802.16 ini dikeluarkan oleh IEEE pada tahun 2002. Pada bersi awalini, perangkat 802.16 beroperasi dalam lebar frekuensi 10-66 GHz dengan jalur komunikasi antar perangkatnya secara line of sight (LOS). Bandwidth yang diberikan oleh teknologi ini sebesar 32-134 Mbps dalam area coverage maksimal 5 kilometer. Kapasitasnya dirancang mempu menampung ratusan pengguna setiap satu BTS. Dengan kemampuan semacam ini teknologi perangkat yang menggunakan standar 802.16 cocok digunakan sebagai penyedia koneksi broadband melalui media wireless. Perbedaan teknis antara IEEE 802.11 dengan IEEE 802.16 dapat dilihat pada Tabel 1 berikut ini.

Tabel 1 Perbedaan teknologi IEEE 802.11 dengan IEEE 802.16 IEEE 802.11 IEEE 802.16

Perbedaan Teknis Jarak Dibawah 9 Km Hingga 50 Km Teknik 256 FFT sistem signalingnya menciptakan fitur ini. Coverage Optimal jika bekerja di dalam ruangan Dirancang untuk penggunaan diluar ruangan dengan kondisi NLOS IEEE 802.16 memiliki sistem gain yang lebih tinggi, mengakibatkan sinyal lebih kebal terhadap halangan dalam jarak yang lebih jauh. Skalabilitas Skala pengguna-annya hanya dalam tingkat LAN. Ukuran frekuensi kanalnya dibuat fix (20 MHz) Dibuat untuk mendukung sampai 100 pengguna. Ukuran frekuensi kanal dapat bervariasi mulai dari 1,5 sam-pai dengan 20 MHz. Sistim TDMA dan peng-aturan slot komunikasi, sehingga semua frekuensi yang termasuk dalam range IEEE 802.16 dapat dipakai serta jumlah pengguna dapat bertambah. Bit Rate 2,7 bps/Hz hingga 54Mbps dalam kanal 20 MHz 5 bps/Hz hingga 100 Mbps dalam kanal 20 MHz. Teknik modulasi yang lebih canggih disertai koreksi error yang lebih fleksibel, sehingga penggunaan freku-ensi kanal lebih effisien. QoS Tidak mendukung QoS QoS dibuat dalam layer MAC Adanya pengaturan secara otomatis terhadap slot-slot TDMA, sehingga dimanfaatkan untuk peng-aturan QoS.

1.4 Varian-Varian IEEE 802.16

Varian-varian WiMAX dimaksudkan untuk mengembangkan performance dan kemapuan dari teknologi yang digunakannya, agar menjadi lebih hebat dan dapat meluas penggunaannya. Untuk mengembangkan jangkauan dan daya jualnya, maka standar IEEE 802.16 direvisi menjadi IEEE 802.16a. Standar teknis IEEE 802.16a inilah yang banyak digunakan oleh perangkat-perangkat dengan sertifikasi WiMAX.

Selain IEEE 802.16a, varian lainnya adalah IEEE 802.16b yang banyak menekankan segala keperluan dan permasalahan dengan quality of service (QoS), IEEE 802.16c banyak menekankan pada interoperability dengan protokol-protokol lain, IEEE 802.16d merupakan revisi dari IEEE 802.16c ditambah dengan kemampuan untuk access point, serta IEEE 802.16d menekankan pada masalah mobilitas. Varian-varian standar IEEE 802.16 dapat dilihat pada Tabel 2 berikut ini.

Tabel 2 Varian-varian standar

IEEE 802.16 IEEE 802.16 IEEE 802.16a IEEE 802.16e Terstandarisasi ‘Januari 2002 Januari 2003 (IEEE 802.16a) Estimasi pertengahan 2004 Spektrum 10 – 66 GHz 2 – 11 GHz < 6 GHz Kondisi Kanal Line Of Sight Non Line Of Sight Non Line Of Sight Bit Rate 32 sampai 134 Mbps menggunakan frekuensi kanal 28 MHz Hingga 70 Mbps menggunakan frekuensi kanal 20 Mhz Hingga 15 Mbps menggunakan frekuensi kanal 5 MHz Modulasi QPSK, 16 QAM dan 64 QAM OFDM 256 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM OFDM 256 sub-carrier, QPSK, 16 QAM, 64 QAM Mobilitas Perangkat wireless tetap Perangkat wireless tetap dan portabel Nomadic Mobility Frekuensi Per Kanal 20, 25 dan 28 MHz Mulai dari 1,5 hingga 20 MHz Mulai dari 1,5 hingga 20 MHz Radius Per Cell 2 sampai 5 Km 7 – 10 Km dengan kemampuan maksimal hingga 50 Km 2 – 5 Km

Perubahan yang cukup signifikan pada standar IEEE 802.16 untuk membentuk varian IEEE 802.16a, adalah lebar frekuensi operasinya. Perbedaan ini dimaksudkan untuk mendukung komunikasi dalam kondisi line of sight (LOS), dan non line of sight (NLOS). Dengan adanya sistem NLOS, keterbatasan yang ada pada WiFi dapat dikurangi.

Perubahan yang sangat signifikan pada standar 802.16 untuk membentuk varian terletak pada lebar frekuensi operasinya. Standar 802.16 beroperasi pada range 10-66 GHz, sedangkan 802.16a menggunakan frekuensi yang lebih rendah, yaitu 2–11 GHz, sehingga memungkinkan komunikasi non line of sight (NLOS). Kelemahan dari komunikasi dengan frekuensi rendah ini adalah semakin kecil kapasitas bandwidth dari koneksi yang dilakukannya. Ukuran kanal-kanal frekuensi yang fleksibel dengan range yang lebar, merupakan keunggulan dari 802.16a.

Aplikasi standar WiMAX untuk berbagai keperluan ditunjukkan pada Gambar 4 dibawah ini.

Gambar 4 Teknologi WiMAX memungkinkan aplikasinya yang luas untuk berbagai keperluan

Beberapa topologi dan pilihan backhauling telah didukung oleh teknologi WiMAX, antara lain saluran kabel backhauling (typically over Ethernet), dan koneksi point to point. Pada Gambar 5 di bawah ini terlihat empat buah base station (BS) meng-coverage 4 sektor/kawasan, sebuah repeater sebagai pengumpulan (aggregation) sinyal yang akan dikirimkan ke wilayah pedesaan (rural area). Komunikasi antar base station (BS) dapat menggunakan wireless maupun optical fiber.

Gambar 5 Topologi WiMAX dalam area perkotaan dan pedesaan

Selain perubahan frekuensi operasi, pada layer physical dari standar IEEE 802.16a ditambahkan tiga spesifikasi baru untuk mendukung fitur NLOS-nya ini, yaitu single carrier PHY, 256 FFT OFDM PHY dan 2048 FFT OFDM PHY. Format sinyaling OFDM dipilih dalam standar ini dimaksudkan agar teknologi ini dapat bersaing dengan competitor utamanya yaitu teknologi CDMA, yang juga bekerja dalam sistem NLOS. Fitur-fitur lain yang ada pada standar IEEE 802.16a adalah sebagai berikut:

1.Untuk menghantarkan jaringan komunikasi yang berkualitas dengan jangkauan yang luas adalah lebar kanal frekuensi yang fleksibel.

2.Burst profile yang dapat beradaptasi (fasilitas burst adalah cirri khas dari teknologi broadband).

3.Forwarding error correction (FEC) untuk mengoreksi jika terjadi kesalahan.

4.Advanced antenna system untuk meningkatkan wilayah jangkauan.

5.Kapasitas dan kekebalan terhadap interferensi dari sinyal lain.

6.Dynamic frequency selection (DFS), pemilihan frekuensi kanal secara dinamis dan juga berfungsi untuk mengurangi interferensi.

7.Space time coding (STC) yang akan meningkatkan performance dalam area batas pinggir dari sinyal yang dipancarkan oleh sebuah base station (BS).

Selain layer physical (PHY), standar ini juga menentukan seperangkat aturan yang berada pada layer data link (MAC). Standar ini digunakan untuk melayani pengguna dalam sistem point to multi point. Standar IEEE 802.16a menggunakan sistem slot koneksi yang ada dalam protokol time division multiple access (TDMA). Pengaturan slot koneksi ini diatur oleh BTS untuk melayani para pengguna yang ingin terkoneksi dengannya. Fitur-fitur physical layer (PHY) ditunjukkan pada Tabel 3.

Tabel 3 Fitur-fitur physical layer teknologi IEEE 802.16 WiMAX

No Fitur Keuntungan

1 Menggunakan sistem sinyaling 256 point FFT OFDM. Mendukung sistem multipath untuk memungkinkan diaplikasikan pada area terbuka (outdoor) dengan kondisi LOS dan NLOS.

2 Ukuran kanal frekuensi yang fleksibel (misalnya 3,5 MHz, 5 MHz, 19 MHz) Menyediakan fleksibilitas yang memung-kinkan komunikasi beroperasi menggunakan kanal-kanal frekuensi yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan.

3 Didesain untuk dapat mendukung sistem smart antenna Dengan menggunakan smart antenna yang lebih nyaman digunakan sehari-hari, inteferensi dapat ditekan dan gain dapat ditingkatkan.

4 Mendukung TDD dan FDD Duplexing Menangani masalah bervariasinya regulasiregulasi diseluruh dunia.

5 Sistem modulasi yang fleksibel dengan sistem error correction yang bervariasi setiap RF burst Memungkinkan terjalinnya koneksi yang reliable, memberikan transfer rate yang maksimal kepad setiap subscriber yang terkoneksi dengannya.

Layer media access control (MAC) dari standar IEEE 802.16 ini didesain untuk dapat membawa dan mengakomodasi segala macam protokol di atasnya, seperti ATM, Ethernet atau internet protokol (IP). Fitur-fitur media access control layer ditunjukkan pada Tabel 4 berikut ini.

Tabel 4 Fitur-fitur MAC layer teknologi IEEE 802.16 WiMAX

No Fitur Keuntungan

1 Connection oriented Proses routing dan paket forwarding yang lebih reliable.

2 Automatic retransmisi request (ARQ) Meningkatkan performance end to end dengan menyembunyikan error pada layer RF yang dibawa dari layer di atasnya.

3 Automatic power control Memungkinkan pembuatan topologi celluler dengan power yang dapat terkontrol secara otomatis.

4 Security dan encription Melindungi privasi dari para subscriber

5 Mendukung sistem modulasi adaptive Memungkinkan data rate yang lebih tinggi

6 Scalability yang tinggi hingga mendukung 100 subscriber Biaya penggunaan yang sangat efektif, karena mampu menampung pengguna dalam jumlah yang besar.

7 Mendukung sistem quality of service (QoS) Dapat memberikan latency rendah pada aplikasiaplikasi delay sensitive, seperti VoIP dan streaming video.

2. Implikasi Keamanan Pada Teknologi Wirelessmantm (Standar Ieee 802.16)

2.1 Prinsip Kerja Teknologi WirelessMANTM

Teknologi WirelessMANTM / IEEE 802.16 / WiMAX dapat meng-cover area sekitar 50 kilometer, dimana ratusan pelanggan akan di-share sinyal dan kanal untuk mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 155 Mbps. Aspek keamanan merupakan aspek yang sangat penting dan akan dievaluasi oleh para pengguna internet dengan menggunakan fasilitas ADSL atau teknologi kabel modem maupun yang berlangganan dengan teknologi WiMAX. Sistem pengamanan data dilakukan pada layer physical (PHY) dan data link layer (MAC) pada suatu arsitektur jaringan, tepatnya pada base station (BS) untuk didistribusikan ke wilayah sekelilingnya dan subscriber station (SS) untuk komunikasi point to multipoint. Base station (BS) dihubungkan secara langsung dengan jaringan umum (public network). Secara umum WirelessMANTM traffic dibedakan menjadi tiga bagian, seperti berikut ini : 1.Pelanggan mengirimkan data dengan kecepatan 2 – 155 Mbps dari subscriber station (SS) ke base station (BS). 2.Base station akan menerima sinyal dari berbagai pelanggan dan mengirimkan pesan melalui wireless atau kabel ke switching center melalui protokol IEEE 802.16. 3.Switching center akan mengirimkan pesan ke internet service provider (ISP) atau public switched telephone network (PSTN). Ketiga bagian tersebut di atas secara blok dapat dilihat pada Gambar 6 dibawah ini. Gambar 6 Traffic yang terjadi pada WiMAX Pada Gambar 6 di atas laptop dan desktop personal computer (PC) berfungsi sebagai subscriber station (SS), tower antenna beserta perangkatnya sebagai base station (BS) dan swithcing center sebagai pengatur pilihan koneksi ke internet service provider (ISP). 2.2 Ancaman Umum Dalam teknologi WiMAX / WirelessMANTM, sebuah base station (BS) akan meng-coverage seluruh wilayah kota yang terdiri atas ratusan / jutaan pelanggan (subscriber). Semua pelanggan akan menggunakan media yang sama (sharing) berupa udara untuk mentransfer data. Teknologi yang digunakan untuk komunikasi antara subscriber station (SS) dan base station (BS) menggunakan teknologi time division multiple access (TDMA). Untuk menjamin confidentiality data pada pelanggan maka pengiriman / penerimaan data dari subscriber station (SS) dan base station (BS) dienkripsi menggunakan X.509 yang disertifikasi oleh RSA. Ancaman yang umum pada pelanggan berdasarkan teknologi WirelessMANTM adalah sebagai berikut : 1. Pencurian sinyal atau layanan. 2. Pencurian data user. 3. Cloning. Dalam standar IEEE 802.16 digunakan metode untuk meningkatkan keamanan yang berupa authentication, authorization dan encryption. Authentication yang digunakan pada subscriber station (SS) adalah X.509 dengan RSA public key cryptograpy standard (PKCS). Authentication dan authorization pada subscriber station digunakan X.509 dengan kunci publik untuk mengidentifikasi informasi, misalnya UserID, SS’s name dan lain sebagainya. Informasi ini akan terus teridentifikasi selama komunikasi antara subscriber station (SS) dan base station (BS) masih berlangsung. Encryption yang digunakan dalam standar IEEE 802.16 adalah 56-bit DES pada mode cyclic block chaining (CBC). Kesalahan yang terjadi pada cypertext tidak dipropagasikan ke dalam plaintext dengan menerapkan algoritma multiple encryption. 2.3 Subscriber Station (SS) Authentication dan Registrasi Setiap subscriber station (SS) terdiri dari dua buah sertifikasi yaitu X.509 dan sertifikasi dari perusahaan. Sertifikasi yang menghubungkan antara 48-bit MAC SS dan dan kunci RSA dikirimkan dari base station ke subscriber station(SS) dalam bentuk authorization request(AR) dan authentication information (AI). Setelah berhasil melakukan proses authentication dan authorization maka subscriber station (SS) akan tercatat dalam jaringan dan subscriber akan menerima sebuah IP address dari server DHCP dan dapat mengakses WirelessMANTM . 2.4 Struktur Layer Layer pertama adalah physical layer (PHY), jalur frekuensi, modulasi, teknik pengkoreksi kesalahan, sinkronisasi antara pemancar dan penerima dan struktur time division multiplexing (TDM). Layer diatasnya berfungsi untuk menyediakan pelayanan kepada subscriber, misalnya transmisi data dalam frame, pengontrolan media akses, pengelompokan kedalam media access control (MAC). MAC bertanggung jawab tentang bagaimana dan kapan base station (BS) atau subscriber station (SS) mentransmisikan sinyal melalui kanal. 2.5 Privasi Sublayer Privasi sublayer menyediakan sistem pengamanan data dengan enkripsi diantara base station (BS) dan subscriber station (SS). Base station (BS) memproteksi pengaksesan data dengan cara enkripsi pada seluruh jaringan. Dalam privasi sublayer dibedakan menjadi dua protokol sebagai berikut: 1.Enkapsulasi protokol yang akan bertanggung jawab terhadap data yang melewati jaringan broadband wireless access (BWA). 2.Protokol key management ( privacy key management or PKM) yang menyediakan keamanan distribusi antara base station(BS) dan subscriber station (SS). 2.6 Protokol Privacy Key Management (PKM) Protokol privacy key management (PKM) digunakan untuk mengamankan data antara subscriber station dan base station. Pada saat subscriber station (SS) menginginkan login ke base station (BS), maka akan mengirimkan pesan authentication information (AI) ke base station (BS), seperti terlihat pada gambar dibawah ini. Gambar 7 Proses authentication Pesan ini terdiri dari kode SS’s yang unik berupa sertifikat X.509 yang dikeluarkan oleh perusahaan SS’s. Setelah subscriber station (SS) memberikan identifikasi ke base station (BS), maka akan mengirimkan pesan authorization request (AR). Pesan request dari base station (BS) digunakan untuk menjamin akses data jaringan dan keamanan informasi yang didukung dengan adanya enkripsi data dari subscriber station (SS). Pada saat base station (BS) menerima pesan authentication information (AI) dan authorization request (AR), maka akan segera melakukan validasi identitas SS’s dan mengecek permintaan. Apabila permintaan diperbolehkan, maka base station (BS) akan mengeluarkan sebuah security association identity (SAID) dengan requesting SS dan sebuah authorization key (AK) yang telah dienkripsi dengan SS’s public key Pesan request dari base station (BS) digunakan untuk menjamin akses data jaringan dan keamanan informasi yang didukung dengan adanya enkripsi data dari subscriber station (SS). Pada saat base station (BS) menerima pesan authentication information (AI) dan authorization request (AR), maka akan segera melakukan validasi identitas SS’s dan mengecek permintaan. Apabila permintaan diperbolehkan, maka base station (BS) akan mengeluarkan sebuah security association identity (SAID) dengan requesting SS dan sebuah authorization key (AK) yang telah dienkripsi dengan SS’s public key. Sebelum current key habis masa berlakunya, maka subscriber station (SS) mememinta lagi authorization yang baru dari base station (BS) untuk menghindari gangguan yang mungkin terjadi. Protokol PKM menyerupai model client server, dimana subscriber station (SS) adalah PKM client dan base station (BS) merupakan PKM server. Protokol PKM menggunakan kunci publik cryptograpy untuk membuat authorization antara subscriber station (SS) dan base station (BS). 2.7 Security Association (SA) Protokol PKM berdasarkan konsep security association (SA). Security association (SA) merupakan seperangkat metode kriptografi dan asosiasi penyandian yang terdiri dari informasi tentang bagaimana penerapan suatu algoritma, bagaimana menggunakan penyandian dan lain sebagainya. Setiap pelayanan memerlukan asosiasi keamanan. Untuk subscriber station (SS) menggunakan traffic encryption (TEK) state machine untuk setiap asosiasi keamanan. TEK akan bertanggung jawab untuk memanajemen enkripsi lalu lintas data pada setiap pelayanan. Subscriber station (SS) akan mengirimkan key request ke base station (BS), dan base station (BS) akan mengirimkan jawaban secara random private key ke subscriber station (SS). Kunci ini dienkripsi menggunakan 3DES selama proses authorization. Setelah dienkripsi menggunakan kunci private, maka semua data dienkripsi dengan algoritma kunci simetrik. Spesifikasi yang digunakan adalah 56-bit DES dalam mode cyclic block chaining(CBC), seperti ditunjukkan pada Gambar 8. Ada tiga tipe security association (SA) yaitu primary, static dan dynamic. Setiap subscriber station (SS) menentukan sebuah primary security association (SA) dengan base station (BS) selama proses inisialisasi. Static security association ditentukan oleh base station (BS), sedangkan dynamic security association ditentukan dan diselesaikan oleh setiap permulaan dan akhir layanan selama proses koneksi. Setiap subscriber station (SS) mempunyai nomor yang unik dan eklusif, tetapi semua tipe static dan dynamic dapat di-share dengan multiple subscriber station. Subscriber station (SS) bertanggung jawab untuk menanyakan kepada base station (BS) untuk substansi yang baru sebelum waktunya habis pada base station(BS). Protokol PKM juga bertanggung jawab terhadap sinkronisasi antara subscriber station (SS) dan base station (BS). Gambar 8 Proses enkripsi data Pada Gambar di atas, plaintext di-XOR-kan dengan blok chipertext kemudian di enkripsi, agar informasinya secure sehingga tidak mudah diketahui oleh orang lain yang tidak berhak. 2.8 Kunci Pemeliharaan Base Station (BS) dan Subscriber Station (SS) Base station (BS) bertanggung jawab dalam pemeliharaan informasi untuk semua security association (SA), sedangkan subscriber station (SS) bertanggung jawab untuk mendukung otorisasi dengan base station (BS) dan memelihara otorisasi kunci yang aktif. Setelah subscriber station (SS) menyelesaikan negoisasi, maka akan mengubah otorisasi dengan base station (BS). Awalnya base station (BS) menerima pesan dari subscriber station (SS) untuk mengaktifkan otoritas yang baru, kemudian base station (BS) mengirimkan jawaban atas pertanyaan subscriber station (SS). Authorization key (AK) akan aktif sampai waktu yang ditentukan berakhir sesuai dengan batas waktu authorization key (AK). Apabila subscriber station (SS) mengalami kegagalan dalam melaksanakan otorisasi sebelum waktu authorization key (AK) berakhir, maka base station (BS) tidak dapat mengaktifkan authorization key (AK) untuk subscriber station (SS), dan subscriber station (SS) tidak diberi otorisasi. Base station (BS) akan menghapus semua traffic encryption (TEK) dengan otorisasi dari subscriber station (SS). Base station (BS) selalu menyiapkan authorization key (AK) ke subscriber station (SS) atas suatu permintaan. Base station (BS) akan mendukung dua aktivitas authorization key (AK) untuk setiap client subscriber station (SS). Authorization key (AK) mempunyai batas lifetime dan secara periodik akan di-refresh. 2.9 Metode Cryptography Pertama kali didesain, protokol privacy key management (PKM) telah dirancang menggunakan X.509 sertifikasi digital dengan kunci publik RSA untuk enkripsi, subscriber station (SS) authentication dan pengubahan kunci otorisasi. Untuk enkripsi data digunakan data encription standar (DES) dengan chiper block chaining (CBC) 56-bit untuk standar IEEE 802.16. Inisialisasi vektor chiper block chaining (CBC) tergantung dari jumlah frame dan perbedaan antar frame. Untuk mereduksi jumlah perhitungan intensif pemrosesan kunci publik selama operasi normal, maka pada proses enkripsi digunakan 3DES. Protokol privacy key management (PKM) untuk otorisasinya menggunakan hashed message authentication code (HMAC). Kelebihan dari enkripsi menggunakan protokol privacy key management (PKM) adalah keduanya kokoh (robust) dan dibuat dalam bentuk yang standar serta dapat digunakan dalam platform yang berbeda (modular). 2.10 Implementasi Sistem komunikasi perangkat IEEE 802.16 (WiMAX) agar aman, maka diperlukan tiga hal sebagai berikut: 1. Device authentication Authentication berkaitan dengan metoda untuk menyatakan bahwa informasinya betul-betul asli, atau orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud. Authentication yang digunakan adalah X.509. Digital passports dapat menjamin identifikasi perangkat IEEE 802.16 seperti wireless yang digunakan dalam access point. 2. Data confidentiality ( privacy) Confidentiality atau privacy merupakan hal yang sangat penting untuk jaringan termasuk komunikasi wireless. Inti utama aspek confidentiality atau privacy adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Confidentialy biasanya berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu, sedangkan privacy lebih ke arah data-data yang bersifat privat. 3. Data integrity Keutuhan data mutlak diperlukan dalam suatu komunikasi wireless. Jaminan terhadap keutuhan data dapat dilakukan dengan digital signature atau fungsi hash. Untuk menambahkan X.509 sertifikasi digital untuk authentication, security builder PKI toolkit dapat digunakan seperti berikut ini: 1.Generate RSA, ECC dan Diffie-Hellman (DH) private/public keys. 2.Generate certificate reguest (PKCS #10). 3.Sertifikasi parsing dan ekstraksi kunci publik. 4.Generate shared secret keys (AES, 3DES, RC2, RC4). 5.Securely transport shared secrets menggunakan RSA, Diffie-Hellman (DH), Elliptic-Curve Menezes Qu Vanstone (ECMQV) atau Elliptic-Curve Diffie-Hellman (ECDH), 6.Securely store privacy keys, local identity certificates, and trusted root certificates. 7.Verify code signature for firmware update (PKCS #7). Untuk mencapai tingkat keamanan dan efisiensi yang tinggi, maka untuk teknologi WiMAX sebaiknya menggunakan seperti berikut ini:. 1.128 bit advanced encryption standard (AES) untuk kecepatan dan enkripsi simetrik untuk menjaga confidentiality, 2.HMAC-SHA-1 algoritma hash untuk kecepatan dan keutuhan data. 3.256-bit ECMQV untuk kecepatan dan keamanan data, authentication dan transport menggunakan 128-bit AES. Untuk pengamanan data teknologi WiMAX menurut Certicom[2], dapat digambarkan seperti Gambar 9. Pengamanan komunikasi wireless jalur lebar (broadband) dilakukan dari jaringan internal sampai dengan terkoneksi ke jaringan internet. Gambar 9 Implemantasi sistem keamanan pada WiMAX standar 3. Penutup 3.1 Kesimpulan Dari pembahasan di atas dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut. 1.Akhir-akhir ini teknologi wireless telah berkembang sangat pesat yang menyediakan hubungan telekomunikasi tanpa tergantung dari jaringan kabel menggunakan telepon atau TV kabel. Dengan adanya teknologi WirelessMANTM maka akan memberikan kemurahan dan kecepatan transfer data dengan akses internet jalur lebar (broadband). 2.Standar IEEE 802.16 memberikan kemudahan dalam akses internet untuk area metropolitan dengan menerapkan beberapa base station (BS) yang dapat meng-coverage jutaan subscriber station (SS). 3.Teknologi WiMAX merupakan salah satu solusi untuk dapat mengembangkan teknologi informasi dalam suatu kota atau pedesaan karena jangkauannya sampai jarak 50 km, sehingga memungkinkan untuk meng-coverage seluruhnya. 4.Meskipun tidak didesain untuk menggeser jaringan lokal (LAN), standar IEEE 802.16 menyediakan fitur untuk pengembangan 802.11, sehingga saling melengkapi. 5.Standar IEEE 802.16 menggunakan authentication subscriber station (SS) yang handal. Setiap subscriber station (SS) mempunyai sertifikat X.509 yang unik, handal dan dapat dipercaya ketangguhannya, karena layanan mempunyai kunci yang berbeda. 3.2 Saran Beberapa hal yang disarankan dalam penulisan makalah tentang sistem keamanan teknologi WiMAX ini, adalah sebagai berikut. 1.Mudah-mudahkan teknologinya dapat segera terealisasi untuk dipasarkan, mengingat akan kebutuhan masyaratat tentang pentingnya informasi. 2.Diharapkan dapat memanfaatkan sebagian infrastruktur yang sudah ada pada standar IEEE 802.11 yang sekarang sudah berjalan. WIFI (802.11n) 1. Pendahuluan Permintaan untuk perangkat Wireless LAN mengalami pertumbuhan luar biasa selama beberapa tahun belakangan ini, sebagai ukuran dari cepatnya perkembangannya ditandai dengan jumlah pengiriman WLAN chipset di tahun 2005 melebihi 100 juta unit, bertambah lebih dari sepuluh kali lipat dari tahun 2001 dengan kiriman sebanyak 10 juta unit. Sejauh ini, permintaan meningkat terutama oleh pemakai notebook komputer untuk menghubungkan ke jaringan ditempat bekerja dan untuk keperluah pribadi di kedai kopi, bandara, hotel, dan tempat-tempat pertemuan lainnya. Dampaknya, Teknologi Wi-Fi® paling umum dipergunakan untuk mengakses internet yang diikuti oleh DSL dan telepon modem. Kenyataannya, lebih dari 90 persen notebook komputer yang sekarang tersedia di pasaran dilengkapi dengan built-in WLAN. Kemudahan penggunaan Wi-Fi membantu untuk meningkatkan pemakaian teknologi komputer untuk internet kedalam peralatan lain seperti alat-alat komunikasi, alat musik streaming, alat permainan, dan bahkan peralatan foto dan peralatan video. Peningkatan penggunaan ini seperti untuk peralatan audio video semakin mempercepat teknologinya. Dampak dari penggunaannya, harus dibuat standarisasi dari turunan teknologi jaringan Wi-Fi ini yaitu 802.11n. Diharapkan standar ini telah disepakati oleh standar industri IEEE sebelum tahun 2007. Sementara itu, peralatan yang mengikuti standar 802.11n telah tersedia dipasaran, pemakai mengharapkan dapat membangun jaringan Wireless dengan kecepatan tinggi dan mendukung peralatan WLAN yang telah ada. 2. Standar perbandingan Wi-Fi® Standar WLAN yang diterima di pasaran adalah 802.11b, yang mana spesifikasi tekniknya menyediakan kecepatan sampai 11 Mbs dengan menggunakan teknik modulasi yang disebut Complementary Code Keyring (CCK), dan juga mendukung Direct-Sequence Spread Spectrum (DSSS) dari spesifikasi asli 802.11. Standar 802.11a digambarkan sama dengan teknologi 802.11b, menggunakan metode transmisi yang disebut Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM). OFDM di 802.11a memungkinkan kapasitas sampai 54 Mbps, meskipun kapasitasnya besar, 802.11a tidak pernah dapat menggantikan 802.11b karena perbedaan frekuensi yaitu antara 5 Ghz dengan 2.4 Ghz. Pada bulan Juni 2003, standar 802.11g disahkan IEEE, yang menggunakan OFDM untuk penggunaan frekuensi 2.4 Ghz. Standar ini paling baik diantara kedua standar sebelumnya, dimana frekuensi yang dipakai adalah 2.4 Ghz sama seperti 802.11b tetapi kapasitasnya mencapai 54 Mbps. Peralatan WLAN dengan standar 802.11g cepat ditangkap oleh produsen, karena penggunaan 802.11b telah meluas dipasaran. Saat ini, sebagian besar peralatan jaringan komputer mendukung transmisi 802.11g. Karena teknologi ini semakin baik dan semakin murah. Peralatan-peralatan yang sekarang juga banyak yang medukung di kedua frekuensi yaitu 2.4 Ghz (802.11g) dan 5 Ghz (802.11a) dalam satu chipset. Melihat kesuksesan standar 802.11g, maka mulai diusulkan kembali standar 802.11n oleh dunia industri yang diharapkan akan mendapatkan persetujuan di awal tahun 2006, tetapi kenyataannya saat ini masih belum juga dan diharapkan akhir tahun 2007 standar 802.11n akan disahkan, sehingga produsen dapat langsung memproduksi dan memasarkannya. 802.11n : pilihan standar baru Munculnya spesifikasi 802.11n berbeda dari pendahulunya, karena kapasitas yang dapat dihasilkan dari standar ini mencapai 600 Mbps, tetapi penyedia peralatan saat ini membatasi kapasitasnya hanya 300 Mbs.. Sebagai perbandingan, pada standar 802.11b kapasitas yang tersedian adalah 11 Mbps, peralatan untuk standar 802.11a dan 802.11g mempunyai kapasitas 54 Mbps. Peningkatan OFDM Dalam standar 802.11n, syarat utama adalah tetap mendukung OFDM dengan melakukan peningkatan dari peralatan standar di 802.11 a/g, dengan meningkatkan maksimum kode dan pelebaran bandwith. Perubahan ini memperbaiki kapasitas bertambah 65 Mbps dari 54 Mbps yang telah ada. Memperbaiki Kinerja MIMO Satu komponen yang paling luas dari spesifikasi draft adalah Multiple Input Multiple Output (MIMO). MIMO memanfaatkan gelombang radio yang bersifat multipath: transmisi informasi dipantulkan melalui dinding, pintu, dan objek-objek lain guna mencapai antena dengan menerima beberapa rute dan beberapa kali. Tidak terkendalikan, multipath mengubah tanda original, membuat lebih sukar untuk diuraikan dan menurunkan kemampuan perangkat Wi-Fi. MIMO memanfaat teknik multipath yang disebut space-division multiplexing. Transmisi peralatan WLAN memecah menjadi beberapa bagian, yang disebut spatial streams dan setiap spatial streams mengenai ruang masing-masing untuk memancarkan antena hingga berhubungan sampai akhir. Draft standar 802.11n memecah menjadi 4 bagian, walaupun saat ini tidak semua peralatan mendukung hal tersebut. Menggandakan beberapa spatial streams dari satu dua diefektifkan ganda data awal, akan terjadi trade off, bagaimanapun, seperti peningkatan konsumsi power, dan peningkatan kapasitas akan memboroskan. Spesifikasi draft-n meliputi cara penghematan power, yang mana akan menekan kebutuhan akan power dengan menggunakan berbagai alur hanya ketika hubungan membutuhkan peningkatan kemampuan. Penghematan power MIMO termasuk dalam usulan yang diajukan dalam draft-n. Peningkatan MIMO Ada dua fitur di spesifikasi draft-n yang terpusat pada bagaimana meningkatkan kemampuan MIMO, yang disebut Beam-Forming dan Diversity (keaneka ragaman). Beam-foaming adalah teknik menghubungkan gelombang radio terpusat menuju antena, dengan demikian meningkatkan performa dengan membatasi gangguan. Memanfaatkan keaneka ragaman berbagai antena dengan mengkombinasikan keluaran atau beberapa subset yang terbaik dari beberapa antena yang disediakan untuk menerima beberapa pecahan ruang. Hal ini penting karena spesifikasi draft-n mendukung hingga empat antena/penerima, peralatan akan dimungkinkan untuk membangun dengan kode antena yang berbeda. Sebagai contoh, notebook dengan dua antena dimungkinkan untuk menghubungkan access point yang memiliki tiga antena. Pemanfaatan keaneka ragaman berbagai antena dengan mengkombinasikan hasil atau memilih subseksi paling baik nomor lebih besar antena dari memerlukan ke menerima nomor arus mengenai ruang . Hal ini penting karena draft-n mendukung spesifikasi hingga empat antena, dengan ini dimungkinkan untuk mempertemukan antena yang berbeda frekuensi. Notebook dengan dua antena, sebaga contoh, dapat dimungkinkan untuk mengakses tiga antena yang berbeda. Dalam kasus ini, hanya dua yang terpakai walaupun notebook terebut dapat mengakses tiga antena. Dengan keaneka ragaman , antena kelebihan menaruh ke baik menggunakan . alat dengan lebih antena menggunakan orang-orang edisi tambahan untuk di cakupan panjang . untuk contoh , hasil dari dua antena boleh mengkombinasikan ke menerima satu arus mengenai ruang untuk mencapai cakupan mata rantai panjang . konsep boleh diperluas untuk mengkombinasi hasil dari tiga antena ke menerima dua arus mengenai ruang untuk tarip data tinggi dan cakupan dan sangat on. Tabel 1 Komponen utama draft 802.11n Fitur Uraian Status Spesifikasi OFDM Yang Lebih Baik Mendukung bandwith yang lebar dan kode rate yang tinggi untuk dapat mencapai maksimum data rate mencapai 65 Mbps Membutuhkan Bagian Ruang Multiplexing performan memperbaiki dengan data menguraikan ke dalam berbagai arus terus dipancarkan berbagai antena fakultatif untuk empat arus mengenai ruang Keragaman Pilihan tersedia untuk 4 buah antena Penghematan Power MIMO kekuasaan batas comsumption hukuman mimolet dengan memanfaatkan berbagai hanya antena pada as-needed basis Membutuhkan Channel 40 Mhz tarip data ganda efektif dengan lebar terusan menggandakan dari 20 MHz untuk 40 MHz Pilihan Pengumpulan efisiensi memperbaiki dengan ledakan pengiriman membiarkan dari berbagai paket data diantara hubungan ongkos exploitasi Membutuhkan mengurangi Inter-frame mengatur jarak satu beberapa draft-n fitur dirancang untuk efisiensi memperbaiki . menyediakan kelambatan pendek diantara OFDM pengiriman dari di 802.11a atau g Membutuhkan Metode Gree efisiensi memperbaiki dengan dukung menghapuskan untuk 802.11a/b/g alat di semua draft-n jaringan Tersedia Pilihan Meningkatkan Throughput dan Kecepatan Rata-Rata Cara fakultatif yang lain di 802.11n tarip data ganda efektif draft oleh menggandakan lebar WLAN terusan hubungan dari 20 MHz untuk 40 MHz . utama trade-off sini tersedia terusan sedikit untuk yang lain alat . di kasus 2.4-GHz rombongan , disana kamar cukup untuk tiga non-overlapping 20-MHz terusan . tiada gunanya untuk katakan , 40-MHz mengerjakan terusan tidak kamar banyak cuti untuk yang lain alat untuk bergabung jaringan atau memancarkan di sama airspace . ini cerdas berarti , manajemen dinamis kritis untuk memastikan yang 40-MHz pilihan terusan keseluruhan memperbaiki WLAN performan dengan menjaga keseimbangan high-bandwidth permintaan klien beberapa dengan perlu yang lain klien ke tetap dihubungkan untuk jaringan. Bahasan ini mencakup banyak wajib mayor dan fitur fakultatif draft 802.11n spesifikasi , meskipun demikian ulasan oleh tidak yang mendalam berarti . yang lain fitur fakultatif yang draft-n hardware boleh dukung , untuk contoh , tinggi meliputi throughput cara salinan , yang mana membantu memperpanjang cakupannya network , dan elec jarak waktu pengawal , yang mana efisiensi memperbaiki oleh lebih lanjut ongkos exploitasi membatasi. Dengan semua rendah hati fakultatif dan back-off pilihan , array mungkin kombinasi fitur dan tarip data surat-menyurat dapat berlimpahan . tepat , arus 802.11n draft menyediakan untuk 576 tarip data mungkin bentuk . di perbandingan , 802.11g menyediakan untuk 12 tarip data mungkin , saat 802.11a dan 802.11b delapan menetapkan dan empat , berturut-turut. Tabel 2 Perbandingan utama spesifikasi IEEE 802.11 802.11a 802.11b 802.11g 802.11n standar diakui ‘Juli 1999 ‘Juli 1999 ‘Juni 2003 Belum diratifikasi Kecepatan data maksimum 54 Mbps 11 Mbps 54 Mbps 600 Mbps Modulasi OFDM DSSS atau CCK OFDM atau DSSS atau CCK OFDM atau DSSS atau CCK Frekuensi RF 5 Ghz 2.4 Ghz 2.4 Ghz 5 Ghz atau 2.4 Ghz Banyaknya pemecahan ruang 1 1 1 1 ,2, 3, 4 Lebar Channel 20 Mhz 20 Mhz 20 Mhz 20 Mhz atau 40 Mhz WLANs Saat Ini Draft 802.11n spesifikasi crafted dengan standar sebelum di pikiran untuk kecocokan menjamin dengan lebih dari 200 juta Wi-Fi ini alat dalam menggunakan . draft-n ujung mengakses akan menceritakan dengan 802.11a alat di 5-GHz rombongan sebagai baik sebagai 802.11b dan 802.11g hardware di 2.4-GHz frekwensi . di penambahan untuk dasar interoperability diantara alat , 802.11n menyediakan untuk jaringan lebih besar efisiensi dalam lebih cara mencampur apa 802.11g offers. Kehadiran 802.11b sukar hubungan pengganti sementara pohon di 2.4G-Hz rombongan sebab mengerjakan standar lebih tua tidak mengakui OFDM , yang mana dipekerjakan oleh 802.11g dan draft-n . ini berarti itu jika OFDM ingin klien untuk menceritakan di kehadiran 802.11b klien , mereka memerlukan untuk menggunakan lebih tua standard’s hubungan di paling sedikit untuk melindungi pengiriman mereka . ini air sangat efisiensi jaringan sebab paket data waktu tak sebanyak jauh mengambil untuk memancarkan dengan 802.11g dan draft-n dari mereka bawah melakukan usia 802.11b standar. Beberapa WLAN chipset leveransir , mencakup Broadcom , rencana seperti inovatif dipikirkan untuk memperbaiki efisiensi mencampur 802.11b/g jaringan . kebetulan , isu langsung ditunjukan di draft-n spesifikasi. Satu paling penting fitur di draft-n spesifikasi untuk memperbaiki dicampur performan cara pengumpulan . agak dari mengirimkan bingkai data single , buntel klien memancarkan beberapa bingkai bersama-sama . demikian , pengumpulan memperbaiki efisiensi dengan memugar persentase waktu itu data menjadi lebih dipancarkan jaringan , sebagai bentuk badan 1 illustrates. Gambar 1 bagaimana pengumpulan efisiensi memperbaiki di Mixed-Mode jaringan Lebih mudah banyak untuk draft-n alat untuk hidup pada waktu sama dengan 802.11g dan 802.11a hardware sebab mereka semua menggunakan OFDM . bahkan sangat , disana fitur di spesifikasi yang efisiensi pertambahan di OFDM-only jaringan . satu fitur seperti dikurangi bingkai mengatur jarak , atau memberhentikan , yang mana memendekkan kelambatan diantara transmissions. Untuk performan mungkin paling baik , draft-n spesifikasi menyediakan untuk apa dipanggil greenfield cara , yang mana jaringan dapat kumpulan untuk mengabaikan semua awal standar . itu tidak bersih pada ini apakah panggung greenfield cara akan wajib atau fitur fakultatif di akhir 802.11n draft , tetapi itu mungkin pilihan. Realistis , battery-powered WLAN hardware akan melanjutkan membangun sekitar 802.11g dan bahkan 802.11b untuk waktu beberapa . meskipun efisiensi ditingkatkan membangun ke dalam draft-n spesifikasi , bagaimanapun , itu sukar untuk menghapuskan semua rintangan 802.11b . ini berarti itu pemakai melihat untuk jaringan mungkin paling baik performan boleh ingin untuk mempertimbangkan menggantikan 802.11b WLAN hardware pada mereka. Permintaan Aplikasi Pemakai 802.11n Sebab itu bidang lebih besar jauh janji , cakupan lebih baik , dan keandalan , 802.11n menguntungkan di variasi bentuk jaringan . dan sebagai muncul networked aplikasi menjaga mengambil di rumah , nomor menumbuhkan pemakai akan datang untuk melihat 802.11n tidak hanya sebagai penaikan untuk jaringan ada mereka , tetapi sebagai keperluan. Dengan banyak internet kecepatan hubungan di bawah 5 Mbps , itu tak mungkin itu pemakai yang menggunakan WLAN sederhana teknologi ke sepasang komputer single dengan internet hubungan taxing jaringan ada mereka di paling sedikit ketika di cakupan akhir . bahkan ini kelas pemakai boleh senang dikejutkan oleh pertambahan di cakupan dan keandalan yang tanjakan untuk draft-n WLAN hardware dapat tawaran . beberapa arus dan aplikasi muncul yang mengemudi memerlukan untuk 802.11n suara lebih IP ( suara ) , streaming video dan musik , bermain game , dan penyimpanan dempet jaringan. Sebagai dengan suara , streaming musik aplikasi yang memerlukan dapat dipercaya sangat hubungan yang dapat menjangkau semua rumah . jutaan pemakai membangun libraries musik digital kekomputeran pribadi pada mereka dengan menyobek koleksi cd mereka dan digital membeli lebih merekam internet . di penambahan , angka-angka menumbuhkan streaming langsung musik dari internet. Sebagai koleksi musik digital mereka tumbuh , lebih pemakai menemukan mereka akan seperti dapat untuk mendengarkan itu terus stereoskop kamar hidup atau pemain via yang lain kamar sekitar rumah . meskipun demikian bidang tinggi tidak perlu sama sekali , tambahan cakupan dan keandalan yang draft-n tawaran boleh lebih baik cocok untuk streaming musik dari older-generation WLAN hardware. Bermain game aplikasi yang semakin membuat menggunakan rumah WLANs , apakah pemakai menghubungkan wirelessly untuk internet dari kekomputeran mereka dan portable bermain game alat atau menggunakan jaringan untuk bertanding dengan yang lain di rumah. Aplikasi menumbuhkan itu permintaan semua yang 802.11n untuk offer―high tarip data sebagai baik sebagai cakupan dan reliability―is Network-Attached penyimpanan , atau bunyi sengau . bunyi sengau populer menjadi di perusahaan sebagai seperti murah , easy-to-install pilihan untuk data backup . lebih baru-baru ini , bunyi sengau menjaga mengambil di kantor kecil dan bahkan beberapa rindu , sebagai ingin pemakai ke usaha perlindungan album foto digital tumbuhkan mereka dari keras kegagalan perjalanan , dan sebagai harga self-contained bunyi sengau backup baik jatuh sistem di bawah $1,000 . baru , lebih aplikasi menggairahkan untuk bunyi sengau muncul , seperti sebagai video pusat penyimpanan dapat dipercaya itu permintaan , high-bandwidth hubungan ke arus tv merekam sebelumnya menunjukan , video musik dan full-length pilem fitur ke televisi dan kekomputeran semua rumah. Seperti file-bersama besar memindahkan sebagai tv merekam sebelumnya menunjukan dari video pribadi penangkap ke komputer catatan atau pemain media portable untuk sebelah luar mengamati rumah mengambil perencanaan dan kesabaran pada lebih tua WLAN . bentuk badan 2 bandingan waktu itu akan mengambil ke pergantian 30-minute arsip video . pada tarip pergantian data paling baik , itu akan mengambil 42 menit ke mengcopy arsip menggunakan 802.11b , dan tak sebanyak dari menit dengan two-antenna draft-n klien. Gambar 2 Waktu yang dibutuhkan untuk mengirim data HD-Video selama 30 menit Perusahaan boleh paling keuntungan dari tarip data mentah tinggi yang draft-n janji standar . pekerja pengetahuan mempunyai biasa tumbuh untuk kebaikan WLANs di kantor . mereka dapat membawa catatan mereka ke konferensi kamar , coworkers’ mejatulis , bahkan daerah patah , dan masih mengakses ke e-mail , saat messaging , dan internet , sebagai baik sebagai data perseroan. Tetapi seperti aplikasi sehari-hari beberapa sebagai file-bersama besar memindahkan dari server group , database perseroan mengakses , dan sistim backups , dapat lambat bersusah payah pada 54-Mbps WLAN . untuk seperti high-traffic aplikasi , banyak sebaliknya untethered jangkar pekerja kekomputeran mereka Ethernet kawat , yang mana menghubungkan untuk jaringan pada 100 Mbps atau bahkan 1 Gbps.With draft-n hardware , pemakai dapat paling baik dunia kedua-duanya : kecepatan kawat Ethernet dan mobilitas WLAN. Rekomendasi Sebagai terang dari bagian sebelum , hampir semua perusahaan dapat hari ini kebaikan dari higher-bandwidth WLANs . namun , banyak besar businesses diharapkan ke sampai masa menunggu 802.11n disahkan sebelum seperti penyebaran besar memulai baru standar . perusahaan yang siap ke menyebar , sebagai baik sebagai pemakai dan lebih kecil businesses khawatir untuk keuntungan mengambil tarip data tinggi dan cakupan meningkatkan dan keandalan , harus hati-hati toko . tidak semua WLAN hardware mimolet meliputi , keaneka ragaman , dan yang lain 802.11n-like fitur dapat mengakui selalu mengalah dengan standar muncul . pembeli harus lihat untuk produk yang katakan “IEEE 802.11n draft Compliant.” Pembeli harus juga menjaga di pikiran itu disana tuan rumah fitur fakultatif di draft-n spesifikasi . banyak mereka , seperti sebagai penyaluran dan greenfield cara , untuk nama sedikit , dirancang untuk tarip data mentah memperbaiki , dan memerlukan saat ini pada akhir kedua-duanya mata rantai di perintah dimungkinkan. Disana juga perbedaan diantara bagaimana draft-n fitur diterapkan . beberapa draft-n hardware mendukung 40-MHz penyaluran , untuk contoh , lebih baik dari yang lain pada menjaga keseimbangan permintaan high-bandwidth hubungan untuk satu klien dengan perlu yang lain pemakai di jaringan. Strategi baik untuk pemakai perencanaan ke tanjakan tarip data dan cakupan rumah mereka WLANs untuk start dengan draft-n penerus dan pembelian satu itu dukung paling mengenai ruang arus dan fitur fakultatif itu anggaran belanja membolehkan . mengikuti serupa strategi untuk high-bandwidth file-sharing seperti alat-alat sebagai video pribadi penangkap dan backup penyimpanan devices. Untuk klien tak yang melakukan tidak tarip data tinggi memerlukan , untuk pemain musik contoh streaming isi dari perpustakaan rumah digital atau internet , draft-n boleh membantu cakupan memperbaiki dan keandalan. Memilih hak draft-n pilihan untuk battery-powered alat boleh barang licik di daftar berbelanja sebab med kekuasaan sebagai penting pertimbangan sebagai tarip data , cakupan , dan harga . telepon suara , untuk contoh , rendah alat bidang yang mungkin kebaikan dari teknik mimolet lingkungan di mana cakupan dan keandalan isu , tetapi pada harga hidup baterei. Kekomputeran catatan boleh kebaikan dari high-performance mimolet seperti fitur , penyaluran dan greenfield cara untuk pergantian arsip dan data backups . menjaga di pikiran yang dengan penyaluran dan mimolet power-conservation , yang mana memungkinkan berbagai hanya arus mengenai ruang ketika mereka perlu , fitur performan boleh akhir kekuasaan menyelamatkan kasus beberapa sebab catatan aktip di WLAN untuk pendek periods. Gambar 3 efisiensi memperbaiki dengan dukung menghapuskan untuk 802.11a/b/g alat di semua draft-n jaringan Mengapa Memilih Draft-N untuk Standar Jaringan? Pertama dan terkemuka , Broadcom’s Intensi-fiTM keluarga WLAN chipset 802.11n draft-compliant . dan walaupun draft-n standar nampak kandang wajar pada ini panggung , Intensi-fi keluarga sangat programmable , yang mana berarti itu menyesuaikan diri ke tak terduga dan perubahan tak diduga-duga di spesifikasi. Kedua, hak untuk Broadcom-designed tanda teknik memproses , Intensi-fi chipset aktip fitur keaneka ragaman , yang mana memberi hubungan jaringan diantara dua rangkap dua performan tinggi alat antena , cakupan , dan tanpa keandalan harga dan med kekuasaan antena ketiga pada satu connections. Kesetiaan Intensi-fiTM radio kedua yan tersedia , yang mana berarti itu dapat memelihara tarip data tinggi di jarak panjang dan lebih kondisi-kondisi merugikan. Dengan hormat untuk fakultatif 40-MHz cara terusan , Intensi-fi chipset menyediakan keseimbangan rel diantara performan dan perlu yang lain keanggotaan WLAN . Intensi-fi’s “good-neighbor” mendekatnya ke penyaluran sering meliputi pengamatan untuk yang lain lalu-lintas jaringan , terus dengan mekanisme ke kembali cepat mandi semua 20-MHz terusan ketika yang lain klien memerlukan untuk menceritakan. Intensi-fi chipset dukung standar terakhir ke terjamin WLANs , mencakup WPA2 dan CCX versi 4 . di penambahan , Intensi-fi dukung SecureEasySetup™ , one-touch push-button susunan keamanan itu pengganti sementara itu gampang untuk menginstal terjamin WLAN. Akhirnya , Intensi-fi dukung 125 kecepatan tinggi Mode™ ( juga mengenal sebagai SpeedBooster ) , kepemilikan high-speed cara di Broadcom’s 54g™ 802.11g keluarga chipset , sebagai baik sebagai BroadRange™ tanda teknologi memproses yang memperbaiki kemampuan Wi- Fi alat untuk daerah ulasan memperpanjang . jaringan dapat keuntungan mengambil 125 tinggi jika cara kecepatan semua WLAN alat di jaringan meliputi Intensi-fi atau 54gTM chipset . BroadRangeTM,on yang lain tangan , performan jaringan memperbaiki di 802.11g tanpa memperhatikan rendah hati chipset bagian yang lain alat di jaringan. Untuk kepastian tambahkan keandalan terbesar dan cakupan paling baik , produk memilih membangun dengan Intensi-fiTM teknologi.

Sumber Referensi :

1.Terjemahan bebas : White – Paper ; 802.11n: Next-Generation Wireless LAN Techonology oleh Indra Sufian.

2.Ilmu Komputer.com : Sistem Keamanan Pada Worlwide Interoperabality for Microwave Access (WiMAX) oleh Siyanta.

Teknologi Ethernet

TEKNOLOGI ETHERNET

10 Gbps DAN 100 Gbps

 

1. Pendahuluan

Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Kecepatan Ethernet waktu itu hanya 3 Mbps dan dikenali sebagai Experimental Ethernet. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 1.)


Tabel 1 Badan pekerja di IEEE

Working Group

Bentuk Kegiatan


Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat ini yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps – 100 Mbps yang biasa disebut seri 10Base/100Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.

Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Teknik ini disebut dengan backoff algorithm Dengan demikian maka jaringan efektif bisa

digunakan secara bergantian.

Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar 1.

Gambar 1 Contoh ethernet address

48 bit angka agar mudah dimengerti dikelompokkan masing-masing 8 bit untuk menyetakan bilangan berbasis 16 seperti contoh di atas (00 40 05 61 20 e6), 3 angka didepan adalah kode perusahaan pembuat chip tersebut. Chip diatas dibuat oleh ANI Communications Inc. Contoh vendor terkenal bisa dilihat di Tabel 3, dan informasi lebih lengkap

lainnya dapat diperoleh di http://standards.ieee.org/regauth/oui/index.html.


Tabel 3 Daftar vendor terkenal chip ethernet

Nomer kode

Nama vendor

00:01:14

Ricoh

08:08:08

3COM

08:00:07

Apple Computer

08:00:09

Hewlett Packard

08:00:20

Sun Microsystems


Dengan berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host komputer dijaringan.


2. Gigabit LAN


Kemunculan LAN Gigabit

Untuk memenuhi kebutuhan network mendatang, teknologi LAN Gigabit muncul dengan cepat. Dikenal sebagai Gigabit Ethernet dan 1G-AnyLAN, LAN ini beroperasi di atas bermacam-macam media, termasuk fiber, coaxial, dan twisted-pair copper wiring kategori 5.


A brief history from Ethernet to Gigabit Lan

Pada awalnya, Ethernet didesin untuk dijalankan di atas kabel koaksial pada kecepatan maksimum 10 MBps. Sekarang Ethernet beroperasi pada kabel koaksial thin-wide (10base2) dan unshielded twisted-pair (UTP) telephone wiring (10baseT). Devais pada network–PC, workstation, printer, server, dll – secara fisik terhubung ke kabel tunggal yang dikenal sebagai bus.

Pada perkembangan berikutnya, muncul teknologi Switch Ethernet, untuk menghindari problem tabrakan paket. Sebuah Switch Ethernet menggantikan pengkabelan hub. Berikutnya adalah Fast Ethernet, yang membesarkan bandwidth LAN dari 10 MBps menjadi 100 MBps. Ia menggunakan 2 standar: Gigabit 100Base-T (IEEE 802.3u) dan Gigabit 100VG-AnyLAN (IEEE 803.12). Bila upgrade ke switch Ethernet dilakukan tanpa perlu NIC baru dan pengkabelan, Fast Ethernet memerlukan NIC baru dan mungkin juga pengkabelan baru.

Standar 100Base-T menggabungkan dua skema signaling yang dikenal sebagai 100Base-4T dan 100Base-TX. 100Base-T mempunyai option protokol half-duplex yang beroperasi di atas kabel 4 pasang (kategori 3, 4 atau 5 UTP), yang juga digunakan untuk 10Base-T, shielded Twisted-pair (STP) dan fiber. Tiga pasang digunakan untuk transmisi data untuk masing-masing arah, sedangkan pasangan keempat untuk perlindungan kolisi.

Standar 100VG-AnyLAN menggunakan metode akses media berprioritas permintaan, dibandingkan dengan skema CSMA/CD yang didefinisikan Ethernet Standar. Trafik LAN diprioritaskan dalam 2 tipe – prioritas tinggi (trafik suara dan video) dan prioritas normal (data) – dalam system bertipe round robin. Ia beroperasi di atas kabel 4 pasang kategori 3 dan 5, STP atau Fiber.


Token Ring

Token-Ring berbasis standar IEEE 802.5 dan beroperasi pada 4 atau 16 MBps. Dengan Token-Ring, devais network secara fisik terhubung dalam konfigurasi ring dimana data dilewatkan dari devais ke devais secara berurutan. Sebuah paket kontrol, yang dikenal sebagai kontrol token, juga dilewatkan dalam ring. Devais yang ingin mentransmit data akan mengambil token, mengisinya dengan data dan dikembalikan ke ring. Devais penerima akan mengambil token tersebut, lalu mengosongkan isinya dan dikembalikan ke ring. Protokol ini mencegah terjadinya kolisi data dan menghasilkan performansi yang lebih baik pada penggunaan high-level bandwidth.

Ada tiga tipe pengembangan dari Token Ring dasar: full duplex, switched dan 100VG-AnyLAN. Token Ring Full Duplex menggandakan bandwidth yang tersedia bagi devais pada network. Switched Token Ring menggunakan switch yang mentransmisikan data antara segmen LAN, tidak antara devais LAN tunggal. Standar 100VG-AnyLAN mendukung format Ethernet dan Token Ring pada kecepatan 100 MBps.


Fiber distributed Data Interface

FDDI adalah pasangan teknologi LAN Ethernet IEEE 802 yang mendukung data transfer 100 MBps untuk jarak sampai 100 km. FDDI bukan standar IEEE dan beroperasi di atas kabel fiber optik dengan menggunakan arsitektur ring counter-ruting kembar yang dapat menghubungkan sampai 500 devais per ring. Ring kembar memungkinkan LAN tetap beroperasi bila terjadi kegagalan pada salah satu ring atau node.


Asynchronous Transfer Mode

ATM beroperasi mulai dari 25 MBps sampai 622 MBps. ATM adalah suatu bentuk teknologi paket switching yang menggunakan sel data dengan panjang tetap (53 byte) pada sirkuit virtual. Dengan ukuran sel data yang tetap dan kecil, memungkinkan switching pada kecepatan dengan throughput tinggi. Dengan delay yang sangat kecil dan waktu interval yang tetap antar sel data, memungkinkan aplikasi suara dan video dikirim lewat LAN dan berbagai jenis tipe data yang berbeda digabungkan dalam network yang sama. Walaupun ATM tidak mencapai kecepatan Gigabit di atas network, feature delay dan waktu interval menjadikannya teknologi potensial untuk LAN kecepatan tinggi membawa aplikasi multimedia.

Dua Standar

Problem terbesar yang dihadapi LAN Gigabit adalah adanya dua standar yang menyebabkan adanya masalah kompatibilitas. Selain itu, baik Gigabit Ethernet ataupun 1G-AnyLAN tidak menjamin pengoperasian suara atau video yang time-sensitive. Pertanyaan lain yang belum terjawab sekitar throughput dan jarak capai antar node dengan kabel tembaga.

Isu kompatibilitas menjadi lebih kompleks dengan adanya kebutuhan pemakaian Ethernet Gigabit di atas LAN bersama. Unswitch Ethernet menggunakan CSMA/CD untuk menghindari tabrakan data. Di sisi lain Switched Ethernet tidak menghadapi masalah tabrakan, karena desainnya yang full duplex. Oleh karena itu, protokol CSMA/CD dihentikan. Pada kecepatan Gigabit di atas network dimana kedua tipe protokol Ethernet digunakan, tabrakan akan terjadi denga jumlah besar, sehingga akan memerlukan transmisi ulang yang dapat mengurangi performansi secara signifikan.

Dua prosedur sedang dievaluasi untuk masalah LAN Gigabit bersama. Yang pertama memerlukan perluasan carrier yang digunakan ketika devais network memulai transmisi untuk menjaga sinyal carier aktif lebih lama. Perluasan ini memungkinakn frame ethernet berjalan lebih jauh tanpa tabrakan. Ada negatif efek bila paket Ethernetnya besar.Dan bila paket lebih kecil (64 Kb), efisiensi berkurang sebagai hasil dari kombinasi paket besar dan kecil.

Pendekatan kedua menggunakan buffered repeater untuk menjalankan protokol CSMA/CD. Secara tradisional, Lan bersama berjalan half-duplex. Dengan meletakkan tabrakan pada buffered repeater, end station tidak perlu melakukan transmisi ulang. Kerugiannya adalah buffered repeater memerlukan tambahan 8 Kb memori per port untuk menangani kemampuan buffering.

 

LAN Gigabit ATM

Satu argumen kuat yang memfavoritkan ATM adalah karena kemampuan multimedianya yang lebih berkembang. Ethernet Gigabit didak mempunyai suatu skema untuk prioritas pengiriman trafik time-sensitive. 1G-AnyLan (100VG) menyerahkan dua level prioritas untuk trafik, tetapi pada LAN yang sibuk prioritas tersebut tidak menjamin suara dan video datang tepat waktu. Sedangkan pada ATM, ketepatan waktu diperoleh karena penggunaan sel berukuran tetap, dibandingkan paket berukuran tak tetap pada Ethernet. Sel tersebut memudahkan transportasi secara simultan berbagai jenis tipe trafik.

Keuntungan besar LAN Ethernet Gigabit adalah tidak perlu penulisan ulang aplikasi, sedangkan ATM memerlukannya untuk mengakomodasi switching data.


LAN 1 Gigabit Ethernet

Sebuah produk LAN Gigabit ditawarkan oleh sebuah vendor. Mempunyai teknologi konsentrator multichannel yang menyediakan transport data symetric bebas tabrakan. Beroperasi pada kecepatan 1 GBps di atas kabel 4 pasang kategori 5 UTP, dengan 320 Mbps dialokasikan untuk komunikasi dari workstation ke server, 320 untuk respon server ke workstation, dan 320 sisanya untuk fungsi remote, seperti e-Mail, video feed, video konferen, dan internet. Data dikonversi dari format 8 bit ke format khusus 10 bit untuk keperluan transmisi. Pengkodean ini adalah kompatibel standar industri dan menyediakan feature untuk pemeliharaan penyelarasan waktu, deteksi kesalahan hardware, dan pengiriman/penerimaan karakter kontrol dari network sambil menjaga kompatibiltas semua tipe data.

 

10 Gigabit Ethernet

Perkembangan jaringan Ethernet yang selama ini sekedar di dalam ruang lingkup LAN, selanjutnya akan mencakupi MAN (Metropolitan Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Saat ini di Indonesia, sudah banyak yang meng-upgrade infrastruktur dari sebelumnya 10 Mbps menjadi 1 Gbps atau sering kali disebut Gigabit network. Namun dari sisi teknologi, orang sudah mulai menyebut 10 Gbps Ethernet.



100 Gigabit Ethernet

Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan, Ethernet 100Gbps yang dimulai dari Ethernet 40Gbps telah mulai diproduksi. Ethernet ini untuk menjawab kebutuhan pasar yang memerlukan bandwidth dengan kapasitas besar. Evolusi dari kebutuhan bandwidth dapat dilihat dalam gambar 2 berikut.



Gambar 2 Evolusi bandwith ethernet


Adapun grafik dari pertumbuhan kebutuhan jumlah ethernet berdasarkan bandwith dapat dilihat dalam gambar 3.


Gambar 3 Grafik pertumbuhan kecepatan berbanding dengan kebutuhan



Standar baru dari IEEE 802.3ae yaitu 10 Gigabit Ethernet memberikan evolusi dari teknologi Ethernet dengan membawa teknologi Ethernet 10G sepuluh kali lipat dalam kinerja dibandingkan dengan 1 Gigabit Ethernet. Dan sebelumnya Ethernet hanya mendominasi area LAN atau Local Area Network, tidak halnya dengan 10G Ethernet di mana aplikasi tidak hanya mencakup seputar LAN saja, namun melebihi itu yaitu juga termasuk WAN.

Beberapa standar yang melegenda & menjadi acuan kita dalam mengoperasikan peralatan LAN, MAN & WAN dapat kita ingat antara lain seperti:

– IEEE 802.3 ethernet

– IEEE 802.11 Wireless LAN


Bagi anda yang ingin melihat dari dekat beberapa teknologi yang menarik khususnya untuk LAN menggunakan kabel / fiber berkecepatan 1-10Gbps dapat membaca beberapa tutorial seperti http://grouper.ieee.org/groups/802/802_tutorials/index.htm

Ide di balik 1Gbps & 10Gbps Ethernet, mereka tetap menggunakan Medium Access Control (MAC) seperti yang gunakan di teknologi 10Base-T yang kita pakai hari ini (1999-2003) di banyak LAN. Tapi mereka memperlebar kecepatan hingga sangat tinggi, bahkan karena menggunakan media fiber optik, terutama Single Mode Fiber (SMF) mereka bisa mengembangkan akses tersebut menjadi WAN dengan jarak beberapa puluh kilometer bukan hanya sekedar LAN yang jaraknya hanya beberapa ratus meter saja.

Dengan protokol MAC IEEE 802.3 yang sama dengan ethernet yang kita gunakan hari ini Perlu diingat bahwa 10G Ethernet yang baru masih mempertahankan jaringan Ethernet yang ada dalam hal ukuran frame (frame size), dan format frame. Namun tidak seperti 1 Gigabit Ethernet, 10 G Ethernet support full-duplex transmisi dan hanya bekerja pada jaringan atau media optic.

Gigabit Ethernet dapat bekerja di media copper (tembaga). Spesifikasi dari 802.3ae juga mendefinisikan dua interface fisik termasuk untuk LAN dan satunya lagi untuk WAN. Dan interface fisik untuk LAN adalah antara lain:

    • 10 Gbase-SR dengan 850 nm serial interface dengan jangkauan 990 feet melalui multimode fiber.

    • 10 Gbase-LR dengan 1,310 nm serial interface dengan jangkauan sedikit lebih dari 6 mil melalui single-mode fiber.

    • 10 Gbase-ER dengan 1,550 nm serial interface dengan jangkauan kurang lebih 25 mil melalui single-mode fiber.



Keuntungan

Ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dengan menggunakan LAN kecepatan tinggi ini, misalnya:

  • Interkoneksi server untuk cluster server.

  • Switch pada server.

  • Aggregasi beberapa 1000BASE-T menjadi 10Gigabit Ethenet (Gbit Ethernet).

  • Sambungan antar gedung.

  • Penggunaan Media Single Mode Fiber (SMF) dan Multi Mode Fiber (MMF)


Bagi ISP / Network Service Provider (NSP) penggunaan teknologi Gbps Ethernet (GbE) ini menarik dipandang dari beberapa aplikasi seperti:

  • Interkoneksi Server Farm (peternakan server).

  • Sambungan intra-POP menggunakan Multi Mode Fiber (MMF) untuk jarak < 300 meter.

  • POP uplink untuk Inter-POP untuk jarak < 40 km.

  • Akses Metropolitan Area Access (MAN) melalui Wavelength Division Multiplexing (WDM).

  • Menggunakan media dark fiber, SONET, TDM dll.


Contoh topologi gabungan jaringan 100Mbps, 1Gbps & 10Gbps dalam LAN diperlihatkan dalam gambar terlampir.

Gambar 2 Topologi gabungan dengan menggunakan 10 Gbps LAN


Adapun contoh topologi penggunakan Gigabit Ethenet untuk ISP / NSP diperlihatkan di contoh gambar terlampir.


Gambar 3 Topologi penggunaan 10GBps Ethernet oleh ISP/NSP


Ada beberapa perbedaan yang menyolok antara 1Gbps & 10Gbps ethernet. Pada 1Gbps yang sering dikenal juga sebagai 1000Base-T, mereka masih mengusahakan menggunakan jaringan fisik kabel UTP. Pada 1000Base-T Teknik modulasi Multi-Level Analog Signaling (MAS) ditambah Forward Error Correction (FEC) dan proses equalisasi memungkinkan sepasang kabel UTP digunakan pada kecepatan 250Mbps (dengan bandwidth 62MHz).

Artinya sebuah kabel UTP Category 5 sebanyak empat (4) pasang dapat digunakan untuk memperoleh kecepatan 1Gbps pada jarak 100 meter. Pada kecepatan 10Gbps, kabel UTP sama sekali tidak digunakan. Jaringan fisik fiber optik digunakan secara ekslusif dan full duplex. Single Mode Fiber (SMF) & Multi Mode Fiber (MMF) dapat digunakan pada 10Gbps ethernet. Teknik Multi-Level Analog Signaling (MAS) yang digunakan untuk memodulasi data pada kecepatan 10Gbps sebetulnya dapat di paksa untuk bekerja s/d 40Gbps. MAS sendiri diturunkan dari Pulse Amplitude Modulation (PAM) yang secara sederhana merupakan proses On-Off Keying cocok untuk memodulasi sinar laser.

Umumnya menggunakan Reed Solomon Forward Error Correction (FEC) untuk memperoleh Bit Error Rate (BER) sekitar 10-14 (sangat tinggi sekali). Dengan teknologi Silicon CMOS submicron dengan lebar gate 0.18um diperoleh gate delay sekitar 30 ps (sekitar 30GHz frekuensi cut off).

10Gbps pada WAN di operasikan sebagai muatan dalam jaringan WAN OC-192c/VC-4-64c yang mempunyai payload rate 9.584640 Gbps. Oleh karena itu harus digunakan mekanisme pacing pada MAC agar data dapat dimasukan ke OC-192c tersebut. Hal ini menyebabkan jaringan fisik LAN & WAN menggunakan MAC IEEE 802.3 yang sama.


Sumber Referensi :

  1. Pengenalan Hardware dan Topologi Jaringan kompiuter.

  2. http://standards.ieee.org/regauth/oui/index.html.

 

Mimpi Diri Sendiri

Semangat adalah mimpi
Angan-angan bukan mimpi
Cita-cita sebangsa mimpi
Hidup bangkitkan mimpi

Bersyukur kita punya mimpi
Tanda kita hidup pada malam hari
Kalaupun jauh harus didatangi
Sampaikan do’a pada Illahi

Ayahanda adalah matahari
Ibunda adalah api
Dua-dua dapat menerangi
Dua-dua dapat melukai

Putra putri ibarat padi
Orang tua ibarat tangkai dan lidi
Dua-dua patut disayangi
Dua-dua patut dihormati

Jogja, 190707

Bersanding Mimpi Matahari

Sinar ada karena matahari
Cahaya ada karena api
Amarah ada karena iri
Bahagia ada karena hati

Matahari nak bermimpi
Tuk dapat sekumtum melati
Tak hiraukan cahaya api
Anggap sinar lebih tinggi

Benar sudah melati yakini
Akan selalu melangkahkan kaki
Bilapun ada terbersit sedikit di hati
Hendak dikata apa semuanya nanti

Bulat sudah persiapan hati
Telah ditambat di dalam diri
Mulai dan usai tak tahu kini
Hidup masih panjang lagi

Mengharapkan waktu selalu pagi
Dikarenakan datang sang matahari
Sedih kecewa bercampur sari
Membayangkan ada malam hari

Akankah disauh kisah ini
Agar jauh simpan dalam bumi
Dalamnyapun tak dapat pasti
Diserahkan kembali pada Ilahi

Kan hilang asa putra dan putri
Sinar tak lagi penuh didapati
Bangkitkan amarah bersama api
Indah dunia tak kan lagi penuh dinikmati

Sebab….
Bersama kuntum melati
Kan kembali bersanding sang matahari

Jogja, 180707

Apa itu Bahasa Pemograman

Bahasa Pemograman adalah bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer.

Bahasa pemograman mempengaruhi cara dan teknik pemograman.

Cara dan teknik pemograman :

1. Pemograman Procedural

Procedure merupakan instruksi khusus yang dieksekusi secara berurutan. Pemograman Procedural merupakan pemograman yang terdiri atas kumpulan perintah/instruksi yang akan dijalankan/dieksekusi oleh komputer secara berurutan.

2. Pemograman Functional

Pemograman Functional merupakan pemograman yang terdiri atas kumpulan perintah/instruksi yang akan dijalankan/dieksekusi oleh komputer berdasarkan fungsi-fungsi.
Fungsi yang dipakai seperti dalam fungsi yang ada dalam matematika.

3. Pemograman Terstruktur

Pemograman Terstruktur merupakan pemograman yang terdiri atas kumpulan perintah/instruksi yang akan dijalankan/dieksekusi oleh komputer berdasarkan procedural dan atau functional.

Pemilihan procedural atau functional berdasarkan pemilahan masalah yang sebelumnya besar menjadi kumpulan masalah-masalah kecil yang kemudian dibuat/disusun dalam bentuk procedural atau functional tergantung dari kebutuhannya..

4. Pemograman Berbasis Modul

Pemograman berbasis modul merupakan pemograman yang didasarkan atas kumpulan program procedural dan atau program functional yang akan dijalankan/dieksekusi oleh komputer berdasarkan modul.

Hasil pemograman procedural atau pemograman functional yang berskala kecil dalam istilah Pemograman Berbasis Modul disebut/diistilahkan sebagai modul.

5. Pemograman Berorientasi Objek

Pemograman berorientasi objek merupakan pemograman yang terdiri atas kumpulan perintah/instruksi yang akan dijalankan/dieksekusi oleh komputer berdasarkan kejadian-kejadian yang berkenaan dengan sebuah/beberapa objek.

Pemograman ini sudah berbasis graphical seperti windows atau beberapa jenis linux.
Sebagai contoh:
Mouse dapat dikatakan sebuah objek. Jika mouse digerakan maka akan memunculkan kejadian-kejadian lain seperti perpindahan area atau fokus layar, atas kejadian ini maka dibuatkan suatu kumpulan perintah/instruksi apa yang harus dilaksanakan oleh komputer jika mouse bergerak.
6. Pemograman Generic

Pemograman generic merupakan pemograman yang terdiri atas kumpulan perintah/instruksi yang akan dijalankan oleh komputer bersama-sama pemograman berorientasi objek atau pemograman functional.

Pemograman generic merupakan pemograman berskala kecil guna mendukung atau berkolaborasi dengan pemograman berorientasi objek atau pemograman functional.

7. Pemgoraman Declarative

Pemograman Declarative merupakan pemograman yang terdiri atas kumpulan perintah/instruksi yang akan dijalankan oleh komputer berdasarkan pernyataan (declarative) yang berhubungan dengan logika.

Referensi :
- Binanto, Iwan. 2005. Konsep Bahasa Pemograman. Penerbit ANDI. Yogyakarta

Apa itu Program

Program adalah himpunan atau kumpulan instruksi tertulis yang dibuat oleh programmer atau suatu bagian executable dari suatu software.

Kata program dapat diartikan :

a. Untuk mendeskripsikan instruksi-instruksi tersendiri, yang biasanya disebut source code (Lihat : Apa itu source code), yang dibuat oleh programmer.

b. Untuk mendeskripsikan suatu keseluruhan bagian dari software yang executable.

Kata pemograman dapat diartikan :

- sebagai cara membuat program komputer.

- merupakan suatu kumpulan urutan perintah-perintah yang dimengerti oleh komputer untuk mengerjakan/melaksanakan sesuatu.

Bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer disebut bahasa pemograman.

Untuk melihat definisi atau istilah-istilah lain yang tidak mengerti, dapat dilihat pada tulisan-tulisan saya yang lain, seperti :
- Programmer : Apa itu proggrammer)
- Executable : Apa itu Executable
- Software : Apa itu Software
- Source Code (Kode Sumber) : Apa itu Source Code (Kode Sumber)
- Bahasa Pemograman : Apa itu Bahasa Pemograman
Referensi :
- Binanto, Iwan. 2005. Konsep Bahasa Pemograman. Penerbit ANDI. Yogyakarta

Setting PCMCI Wireless-LAN Pada Fedora Core 5 / FC5 (Contoh Kasus PCMCI Dlink-G65Ø) Tidak Dengan Ndiswrapper Tetapi Menggunakan Madwifi

Catatan : Guna memudahkan pemula dalam melakukan instalasi maka dalam setiap penulisan saya membedakan antara huruf o (huruf O) dengan Ø (angka nol).

Saya mempunyai PCMCI keluaran dari Dlink dengan seri Dlink-G65Ø dan sudah beberapa kali mencoba instalasi dengan menggunakan ndiswrapper dan driver bawaan untuk microsoft windows tetapi gagal.

Kemudian saya mencoba dengan menggunakan madwifi akhirnya berhasil. Versi madwifi yang saya pakai adalah madwifi-Ø.9.3.1 dan tidak tertutup kemungkinan versi-versi lain dapat juga dipergunakan terutama versi yang terbaru. Dalam dokumentasinya madwifi biasanya dipakai untuk seri PCMCI keluaran dari pabrikan terkenal seperti 3Com, Dlink, Artheros dsb.

Instalasi yang saya lakukan menggunakan Fedora Core 5 (FC5) tetapi tidak tertutup kemungkinan bahwa perintah-perintah berikut tetap dapat dipergunakan di Fedora Core 4 (FC4) – sebelumnya atau di Fedora Core 6 (FC6) atau Fedora Core 7 (FC7) dengan menyesuaikan versi dari createrepo – nya.
Madwifi dipergunakan untuk PCMCI Wireles-LAN dan tidak untuk USB Wireless-LAN atau Built-in Wireless-LAN yang sudah teresedia di dalam Notebook. Untuk instalasi USB Wireless-LAN atau Built-in Wireless-LAN menggunakan ndiswrapper dengan driver bawaaan utuk microsoft windows.

Persiapan Instalasi

Sebelum memulai menginstalasi madwifi, pastikan bahwa anda sudah menginstalasi kernel devel dan compiler gcc. Tanda bahwa anda belum menginstalasi adalah proses perintah make gagal anda lakukan, dan jika belum anda dapat lakukan proses berikut ini terlebih dahulu :

Diasumsikan fedora core 5 (FC5) sudah terinstalasi pada komputer anda. Sekarang masuk ke dalam sistem Fedora Core 5 (FC5) dengan menggunakan user ‘root’.
1. Buat folder/direktori untuk menampung sementara file RPM milik Fedora Core 5 (FC5) kedalam harddisk anda. Sebagai contoh ‘/home/RPMS’.

2. Masukan CD/DVD Fedora Core 5 (FC5) anda ke dalam komputer. Dan buka CD/DVD tersebut.

3. Copy folder/direktori yang ada didalam CD/DVD Fedora Core 5 (FC5) yaitu folder/direktori ‘Fedora/RPMS’ ke dalam harddisk anda, yang sebagai contoh folder/direktori ‘/home/RPMS’

4. Jika anda menggunakan CD untuk menginstalasi, sebaiknya seluruh CD instalasi di copy kan kedalam harddisk dan diulangi proses nomor 4 sampai folder/direktori ‘/Fedora/RPMS’ dalam CD master Fedora Core 5 (FC5) anda ter copy seluruhnya ke dalam harddisk.

5. Buka program Terminal, masuk ke folder/direktori /home/RPMS/’, lalu lakukan instalasi paket ‘createrepo’. Perintahnya seperti berikut ini:
# cd /home/RPMS/
# rpm -ivh createrepo-Ø.4.3-5.1.noarch.rpm
# createrepo /home/RPMS/

6. Agar instalasi hanya dilakukan melalui folder/direktori ‘/home/RPMS’, ketikan perintah
# mv /etc/yum.repos.d /etc/temp-yum.repos.d

7. Edit file ‘/etc/yum.conf’ dengan mengetikan
# gedit /etc/yum.conf

8. Akan muncul dilayar dibaris terakhir
#PUT YOUR REPOS HERE OR INI separate files named file.repo
kemudian ketikan dibawah baris tersebut
[instalasi]
name=instalasi
baseurl=file:///home/RPMS/
enabled=1
gpgchek=Ø

10. Proses persiapan instalasi kernel dan gcc sudah siap, selanjutnya memulai proses intalasi
# yum install kernel-devel
Jika muncul pertanyaan
Total download size : 4,7 M
Is this ok [y/n] :
Tekan tombol ‘y’ kemudian tekan tombol enter

11. Setelah instalasi paket kernel selesai, sekarang instalasi paket kompile, dengan perintah
# yum install gcc gcc-c++ gcc-objc gcc-objc++ cpp pkgconfig compat-libstdc++-33

Jika proses berjalan lancar, maka instalasi madwifi dapat dilanjutkan. Dan disarankan untuk melakukan booting terlebih dahulu sebelum melakukan intalasi madwifi.

Instalasi Madwifi

Sebelum melakukan instalasi pastikan bahwa anda menggunakan user ‘root’, kemudian instalasi Madwifi

1. Ektraklah file Madwifi-Ø.9.3.1
# tar zxvf madwifi-Ø.9.3.1.tar.gz

2. Masuk ke dalam folder/direktori kemudian lakukan kompile dan instalasi driver
# cd madwifi-Ø.9.3.1
# make
# make install

3. kemudian jalankan perintah
# modprobe ath_pci

4. Jika proses instalasi driver dan pemasangan pmci nya bagus, maka akan muncul dua peralatan jika dilakukan pengecekan. Pengecekannya dengan melakukan perintah
# iwconfig
Hasil dari perintah tersebut akan muncul di layar
lo no wireless extensions.

wifiØ no wireless extensions.

athØ IEEE 802.11b ESSID:”"
Mode:Managed Channel:Ø Access Point: Not-Associated
Bit Rate:Ø kb/s Tx-Power:5Ø dBm Sensitivity=Ø/3
Retry:off RTS thr:off Fragment thr:off
Power Management:off
Link Quality=Ø/94 Signal level=-95 dBm Noise level=-95 dBm
Rx invalid nwid:Ø Rx invalid crypt:Ø Rx invalid frag:Ø
Tx excessive retries:Ø Invalid misc:Ø Missed beacon:Ø

5. Keluaran tersebut diatas merupakan contoh, dan hasil outputnya tergantung dari merk dan jenis pcmci Wireless LAN anda.

6. Selanjutnya, lakukan pengecekan secara otomotis, hal ini dimaksudkan setiap kali notebook/laptop anda hidup, peralatan PCMCI akan melakukan pengecekan signal secara otomatis. Perintah pengecekan tergantung tipe/jenis jaringan anda, jika notebook/laptop anda akan berfungsi sebagai acces point maka perintahnya
# modprobe ath_pci autocreate=ap
Dan jika anda tidak mengetahui atau tidak mengerti akan dibuat sebagai apa nantinya, lakukan perintah
# modprobe ath_pci autocreate=none

7. Kartu PCMCI anda telah terinstalasi dan dapat dipergunakan.

Untuk melakukan koneksi wireless anda dapat menggunakan program Kwifi-Manager yang sudah termasuk dalam bawaan Fedora Core 5 (FC5). Atau kalau anda kesulitan dengan pemakaian program tersebut anda dapat menggunakan program aplikasi wifi-radar (Cara Melakukan Instalasi Wifi-Radar dapat anda cari dalam tulisan yang lain yang berjudul ‘Cara Instalasi dan Penggunaan Wifi-Radar’)

Jika di kartu PCMCI anda ada tidak dapat mencari singnal dengan pesan kesalahan bahwa fungsi scannya
tidak berfungsi anda dapat mencoba untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

1.membuka terminal dan mengetikan perintah sebagai berikut :
# ifconfig athØ up

2. Jika perintah tersebut berhasil maka anda akan mendapakan tanda signal Link di kartu PCMCI anda akan berkedip dan fungsi scan signalnya akan berjalan normal.

3. Untuk melakukan pemanggilan secara otomatis perintah
#gedit /etc/rc.d/rc.local

Akan tampil isi file rc.local, kemudian tambahkan di baris terakhir dengan mengetikan
# setting WIFi
ifconfig athØ up

4. Simpan file tersebut kemudian keluar dari terminal dan lakukan booting ulang notebook/laptop anda.

Selamat Mencoba – Semoga Berhasil

Sumber Referensi :
- Majalah Infolinux
- Madwifi referensi

Teknologi ADSL, PLC Dan Kabel Modem

Dengan berkembangnya internet sebagai suatu gaya hidup baru di masyarakat akan membutuhkan suatu layanan suatu komunikasi data yang cepat, handal, aman dan murah.

Seiring dengan itu teknolologi komunikasi data yang selalu mengikuti perkembangan kebutuhan akan layanan komunikasi data, sampai saat ini teknologi yang dianggap cepat, handal, aman, murah adalah Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL), Power Line Cable/Communication (PLC) dan Teknologi Kabel Modem. Walaupun ada satu teknologi yang dianggap murah yaitu Wireless Lan (WLAN), tetapi karena untuk area yang cukup luas membutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang agak lebih dan komunikasi datanya sangat tergantung kepada cuaca maka tidak dibahas dalam tulisan ini.

ASYMMETRIC DIGITAL SUBSCRIBER LINE (ADSL)

1. Pendahuluan

Penelitian tentang cara pentransferan data berkecepatan tinggi dengan menggunakan saluran telepon sudah lama dilakukan oleh para ahli. Sedangkan penelitian teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) sendiri pertama kali dimulai pada tahun 1989 yang dilakukan oleh perusahaan Bell Core. Kemudian diawal tahun 1990 berbagai uji coba dilakukan di Amerika, Eropa dan Jepang.

Pada saat itu aplikasi teknologi ADSL ini hanya sebatas pada VOD (Video On Demand = menyaksikan suatu acara (program TV, video film dan sejenisnya) sesuai dengan keinginan kita saja). Karena pada VOD kecepatan tinggi untuk akses pen-download-an (dari server ke user) sangat diperlukan, sedangkan kecepatan akses peng-upload-an (dari user ke server) tidaklah begitu dipentingkan. Dengan kata lain kecepatan akses untuk download dan upload pada VOD berbeda (asymmetric).

Akan tetapi pada saat itu teknologi ADSL yang dikembangkan oleh Bell Core ini tidak begitu mengalami kemajuan. Dapat dikatakan mengalami kemacetan. Hal ini disebabkan oleh beberapa sebab, antara lain : saat itu biaya pengoperasian server sangatlah mahal, teknologi ADSL untuk VOD sendiri masih belum matang dan belum mendapat sambutan yang hangat dari customer.

Pada tahun 1995, internet berkembang begitu pesatnya. Kebutuhan akan akses kecepatan tinggi dengan biaya murah merupakan salah satu syarat untuk kemajuan internet itu sendiri di masa mendatang. Kemudian penelitian terhadap teknologi ADSL kembali dilakukan oleh para ahli.


Tabel 1. Sistem Transformasi Keluarga DSL

2. Teknologi ADSL

Banyak orang memberi penjelasan tentang ADSL dengan “suatu line yang….” Padahal ADSL itu sendiri sebenarnya hanyalah suatu MODEM yang biasa kita gunakan untuk akses internet dengan “dial up connection”, bukan suatu sistem sambungan/jaringan. Teknologi ADSL adalah suatu teknologi MODEM. Jadi kalau kita sedang berbicara tentang ADSL, artinya kita sedang berbicara tentang suatu MODEM yang dalam hal ini adalah MODEM ADSL.

Gambar 1: Frekuensi Wilayah ADSL

Lalu apa bedanya dengan modem konvesional yang memiliki kecepatan pentransferan data maksimum 56 Kbps? Perbedaan antara modem ADSL dengan modem konvensional yang paling mudah kita jumpai adalah dalam kecepatan pentransferan (upload/download) data. Walaupun sama-sama menggunakan saluran telepon umum sebagai jalur komunikasinya, kecepatan pada modem ADSL berkisar antara 1.5 Mbps sampai 9 Mbps. Perbedaan kecepatan yang mencolok diantara keduanya (modem konvesional dan ADSL) dikerenakan perbedaan penggunaan frekuensi untuk mengirim sinyal/data.

Pada modem konvesional digunakan frekuensi dibawah 4 kHz, sedangkan pada modem ADSL digunakan frekuensi di atas 4 kHz. Umumnya modem ADSL menggunakan frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz (lihat gambar 2). Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan pentransferan sinyal/data antara modem konvensional dan modem ADSL.

Gambar 2: DMT

3. Sistem Modulasi ADSL

3.1 Discrete Multi Tone (DMT)

Seperti diketahui bahwa ada 5 jenis sistem modulasi yang digunakan pada keluarga xDSL, yaitu 2B1Q, TCM-AMI, DMT, CAP dan PAM. Pada ADSL digunakan sistem modulasi DMT (Discrete Multi Tone). Akhir-akhir ini dalam bidang wireless communicatioin OFDM (Orthogonal Frequency Domain Multiplex) banyak digunakan. DMT memiliki prinsip dasar yang sama dengan OFDM. DMT menggunakan wilayah frekuensi dari 30kHz sampai 1MHz sebagai carrier sinyal. Frekuensi carrier tadi dibagi-bagi lagi menjadi sub carrier 4kHz untuk kemudian dimodulasikan.

Keuntungan sistem modulasi DMT ini adalah memiliki karakteristik saluran yang sangat baik dalam penyaluran data/sinyal/informasi, baik dari segi loss (hilangnya data) maupun noise. Hal ini disebabkan karena adanya pembagian pada frekuensi carrier menjadi sub carrier tadi. DMT merupakan standar ANSI T1.413 yang ditetapkan pada tahun 1995 untuk modulasi demodulasi pada ADSL.

3.2 Struktur Modem ADSL

Gambar 3. Struktur Modem ADSL

Gambar 3 menunjukan blok struktur modem ADSL yang menggunakan sistem modulasi DMT. Secara singkat prinsip kerja dari blok diagram di atas adalah sebagai berikut. Pertama-tama data input di-frame-kan, kemudian dijadikan kode (Coding) dengan menggunakan rangkaian pengkode. Untuk mencegah kesalahan pada kode-kode data, pada proses pengkodean ini disertakan juga kode tambahan lain yang bertujuan untuk melakukan pembetulan bila nantinya terjadi kasalahan data. Setelah itu dimodulasikan (encoder) dengan rangkaian modulator DMT (constellation encoder). Lalu sinyal output (sinyal digital) tadi dianalisa dengan menggunakan rangkaian IDFT (Inverse Discrete Fourier Transform). Setelah itu dikonverterkan dengan DAC (Digital to Analog Converter) yang sebelum dilewatkan ke rangkaian P/S (Paralel/Serial). Rangkaian (line) driver di sini berfungsi meng-amplitude-kan sinyal-sinyal output analog dari rangkaian DAC. Setelah itu dengan melalui rangkaian hybrid, output-an dari rangkaian driver dialirakan ke sambungan (line) telepon.

Pada modem terdapat rangkaian pengirim dan penerima yang satu sama lain terpisah. Baik sinyal dari rangkaian pengirim maupun sinyal dari rangkaian penerima menggunakan sepasang saluran telepon yang sama. Rangkaian hybrid bertugas memisahkan sinyal pengirim yang dilewatkan di atas saluran telepon dan sinyal penerima dialirkan ke rangkaian penerima.

Prinsip kerja (proses) rangkaian penerima (gambar 3 bagian bawah) kebalikan rangkaian pengirim, seperti telah dijelaskan di atas. Sinyal input yang masuk dari saluran telepon diperkuat dengan rangkaian penguat LNA (Low Noise Amplifier). Untuk proses selanjutnya adalah kebalikan dari rangkaian pengirim (gambar 3 bagian atas).

4. Standarisasi ADSL

Pada penjelasan sebelumnya telah disinggung bahwa DMT merupakan standar ANSI T1.413 yang ditetapkan pada tahun 1995 untuk modulasi demodulasi pada ADSL. Juga telah dijelaskan bahwa pada saat itu (1995) teknologi ADSL digunakan untuk aplikasi VOD yang membutuhkan downstream yang memiliki kecepatan berkisar antara 1.5Mbps ­ 6Mbps. Setelah itu penggunaan ADSL untuk internet
meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Akhirnya pada tahun 1998 ADSL ditetapkan juga sebagai standar untuk keperluan per-internet-an dengan kecepatan yang bisa diubah-ubah dengan nama standar ANSI T1.413 Issue 2. Pengesahan standar internasional untuk xDSL disahkan oleh ITU (International Telecommunications Union) pada pertemuan yang dinamakan ITU-T SG15/Q4, dengan berdasarkan pada standar ANSI T1.413 Issue 2
ditambah dengan option-option untuk disesuaikan dengan kondisi negara-negara yang bersangkutan, ditambahkan lagi dengan standar Annex, pada bulan Juni tahun 1999 ditetapkan standar internasional untuk xDSL dengan nama G.992.1 (G.dmt). Umumnya, penggunaan ADSL untuk rumah-rumah menggunakan versi ADSL Lite yang dalam istilah ITU-nya dikenal dengan sebutan G.992.2 (G.lite). Dengan spesifikasi downstream 1.5Mbps, hemat energi dan biaya pengoperasian yang murah. Alokasi DMT carrier pada G.992.1 dan G.992.2 untuk ADSL ditunjukan pada gambar 4.

Gambar 4. Alokasi DMT Carrier Pada ADSL

Data-data dimodulasikan pada interval carrier sebesar 4.3125kHz. Carrier frekuensi rendah digunakan untuk wilayah upstream dan carrier frekuensi tinggi digunakan untuk wilayah downstream. Jumlah carrier wilayah downstream G.922.2 kurang dari setengahnya jumlah carrier G.992.1. Karenanya diberi sebutan LITE (G.lite). Selain G.992.1 dan G.992.2, masih ada 4 buah standar yang direkomendasikan oleh ITU untuk xDSL, seperti tertulis pada tabel 2 di bawah ini.

Tabel 2. Rekomenasi ITU Tentang xDSL

5. Jaringan Broadband ADSL

Di sini akan dijelaskan secara garis besar tentang perbedaan penyambungan komunikasi data dengan menggunakan modem konvensional (untuk dial-up), ISDN dan modem ADSL.

Gambar 5. Sambungan Modem Konvensional

Yang mana biasanya menggunakan modem konvesional untuk mengkases internet dengan cara dial-up connection ke suatu ISP. Garis besar penyambungan modem konvensional dapat dilihat pada gambar 5. Selanjutnya masing penyambungan untuk ISDN dan ADSL juga dapat dilihat pada gambar 6 dan gambar 7.

Gambar 6. Sambungan Modem DSL Pada ISDN

Gambar 7. Sambungan Modem ADSL

Untuk membangun suatu jaringan broadband ADSL minimal diperlukan perlatan-peralatan berikut pada pos-pos telepon di tiap wilayah. Splitter Router DSLAM Sedangkan peralatan minimal yang diperlukan user adalah splitter dan modem ADSL saja. Struktur sambungan internet dengan menggunakan ADSL mulai dari lokasi user, pos telepon dan ISP ditunjukan pada gambar 8.

Gambar 8. Jaringan ADSL

Dari gambar 8 di atas dapatlah diketahui, bahwa untuk membangun jaringan broadband ADSL secara teknik tidaklah terlalu sulit. Karena ADSL menggunakan jaringan infrastruktur telepon yang telah ada. Yang diperlukan hanyalah modem-modem ADSL sebagai kunci utamanya.

Tentu saja ada faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan seperti misalnya penentuan sistem jaringan komunikasi (Annex) yang sesuai dengan kondisi pada negara itu.

Pada gambar 8 di atas, khususnya pada bagian POS TELEPON, diperlukan peralatan tambahan seperti telah dijelaskan sebelumnya, yaitu splitter, DSLAM dan router.

Splitter di sini berfungsi sebagai filter (untuk membedakan) antara sinyal suara (frekuensi rendah di bawah 4kHz) dan sinyal data (frekuensi tinggi di atas 30kHz). Splitter yang ada di USER juga sama fungsinya. Bila sinyal suara yang masuk, maka ia akan dialirkan ke telepon oleh splitter. Bila sinyal yang masuk adalah sinyal data, maka ia akan dialirkan ke modem ADSL.

DSLAM (Digital Subscriber Line Access Multiplexer) ini adalah kumpulan modem-modem ADSL dari tiap-tiap ISP. Antara ISP yang satu dengan yang lain memiliki modem-modem ADSL yang berlainan pula. Modem ADSL yang digunakan oleh USER haruslah sama dengan modem ADSL ISP-nya. Sinyal-sinyal data dari DSLAM selanjutnya dilewatkan ke router untuk diteruskan ke router yang ada di ISP.

Semua kabel-kabel telepon pelanggan sebelum disambungkan ke mesing operator, mereka disambungkan terlebih dahulu ke suatu peralatan MDF (Main Distributing Frame) yang berfungsi untuk merapikan kabel-kabel telepon dari pelanggan tadi.

6. Apa Keuntungan Broadband ADSL

Akhir-akhir ini jumlah pemakai internet di seluruh dunia bertambah dengan pesatnya. Kebutuhan akan akses cepat (broadband) internet menjadi suatu keharusan. Dengan teknologi ADSL yang menggunakan sambungan jalur telepon pada umumnya, akses berkecepatan mega bit bisa dicapai. Bukan hanya itu saja, dari segi biaya pun ADSL sangatlah murah dibandingkan dengan broadband yang lainnya yang memberikan kecepatan akses mega bit.

Dengan ADSL, kita tidak perlu lagi menambahkan line telepon baru. Karena dengan ADSL ini kita bisa telepon atau mengirim fax sambil berinternet ria tanpa ada efek di antara satu sama lainnya.

Kita bisa saling tukar menukar informasi melalui elektronik mail online 24 jam tanpa harus memikirkan biaya akses tambahan. Selain untuk VOD, dalam dunia bisnis ADSL banyak digunakan untuk video confrence, VoIP (Voice over IP), layanan telepon lokal/interlokal gratis, virtual school dan masih banyak lagi penerapan ADSL untuk kehidupan sehari-hari kita dimasa sekarang dan yang akan datang.

7. Contoh Kasus : Perkembangan ADSL di Jepang

Tidak banyak yang mengetahui kalau ternyata Jepang yang sangat maju di bidang ekonomi dan industri sangat tertinggal dalam teknologi broadand ADSL dibandingkan dengan negara tetangganya Korea Selatan. Dari hasil penelitian departemen telekomunikasi Jepang terhadap IT Korea Selatan diketahui ada 1.47 juta user ADSL , 520 ribu user LAN apartemen, 990 ribu user CATV dan 16 ribu user Satelit dari 16 juta user pengguna internet di Korea Selatan. Ini menempatkan Korea Selatan sebagai salah satu negara di atas standar/rata-rata negara-negara
maju yang menggunakan broadband untuk mengakses internet.

Servis ADSL di Korea Selatan dimulai pada tahun 1998, sedang di Jepang sendiri, uji coba servis ADSL dimulai pada tahun yang sama, bulan Pebuari – Desember, oleh East-West NTT untuk wilayah Kanto dan pada akhir tahun 1999 uji coba ADSL dibuka untuk wilaya Osaka. Jumlah total pemakai ADSL sampai akhir tahun 2000 tidak lebih dari 8300 user saja.

Keterlambatan Jepang dalam penerapan ADSL disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:

1.Saluran telepon di Jepang dikuasai dan diatur oleh East-West NTT. ISP-ISP yang menyediakan servis ADSL harus bekerjasama dengan NTT untuk pemasangan peralatan-peralatan ADSL yang dibutuhkan di pos-pos operator telepon NTT. Akan tetapi pihak NTT berusaha menghambat provider-provider pengada servis ADSL.

2.Pada saat yang sama, dikala ADSL terhambat perkembangannya, NTT membuka servis sambungan internet online 24 jam dengan ISDN yang dinamakan FLETS ISDN. NTT membuka akses point hampir di seluruh wilayah Jepang. Dan dalam sekejap jumlah pemakai Flets ISDN mencapai 220 ribu user.

3.Terhadap user yang ingin migrasi dari ISDN ke ADSL, pihak NTT tidak bisa menjelaskan dengan baik terhadap perubahan nomor telepon yang lama menjadi nomor telepon yang baru.

4.Adanya inteferensi frekuensi antara ISDN dan ADSL. (Ini dikarenakan ISDN menggunakan wilayah frekuensi untuk upstream dan down stream di bawah 320kHz. Ini bertumpukan dengan wilayah frekuensi ADSL 30kHz – 1104kHz).

5.NTT mempunyai projek broadband masa depan tahun 2010 dengan menggunakan fiber untuk konsumsi masyarakat umum yang diberi nama FTTH (Fiber To The Home).

Untuk mengatasi keterlambatan ini, pemerintah Jepang memerintahkan NTT untuk membuka pos-pos teleponnya kepada ISP-ISP pengada servis ADSL dan memerintahkan NTT untuk bekerja sama dengan ISP-ISP tersebut. Mau tidak mau, sambil menunggu FTTH berjalan, NTT akhirnya juga membuka servis ADSL, bersaing dengan ISP-ISP lain.

Saat ini jumlah ISP yang memberikan servis sambungan ADSL bertambah dengan cepatnya. Persaingan di antara mereka begitu ketat. Bukan hanya dari segi kecepatan, tetapi juga biaya yang murah. Tercatat untuk saat ini, Yahoo! BB adalah yang termurah dengan biaya tiap bulannya total sekitar $25 dan tercepat dengan kecepatan downstream 8Mbps. Disusul tempat kedua So-net ADSL 8M yang juga memberikan servis murah, sekitar $28/bulan, dengan kecepatan 8Mbps.

Sampai bulan Juli tahun 2001, menurut mentri penerangan umum Jepang, jumlah pemakai ADSL saat ini sudah mencapai 400 ribu user. Terjadi peningkatan yang amat pesat dari 8300. Pelanggan ADSL pada bulan Desember 2000. Walaupun masih jauh dibawah negara tetangganya, Korea Selatan, Jepang kini mulai bangkit dari ketinggalan-ketinggalannya dalam teknologi broadband ADSL.

Data terbaru saat ini (sampai Maret 2003) jumlah pemakai ADSL di Jepang keseluruhan adalah serkitar 7 juta pemakai.

POWERLINE COMMUNICATION/CABLE/CARRIER (PLC)

1 Pendahuluan

Jarum jam menunjukkan Pukul 11.10 waktu setempat. Sekelompok murid sekolah dasar Seymour Park di Manchester, Inggris, baru saja kembalil dari acara istirahat minum teh. Seperti kebanyakan anak-anak SD berusia 9 tahunan lain di negara-negara maju, mereka langsung sibuk bermain Internet di depan komputer. Tidak ada yang aneh di sini. Padahal inspeksi terakhir menyatakan bahwa internet dihubungkan dengan panel utama jaringan listrik 240 volt yang ada di sekolah. Tidak kah seseorang menyadari akan potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan? Apakah para orang tua murid-murid tersebut menyadari situasi yang dihadapi anak-anaknya? Tenang! Anak-anak SD ini merupakan bagian dari proyek percobaan yang dikembangkan oleh NorTel dan Norweb Communications, yang mampu mengakses Internet kecepatan tinggi melalui jaringan kabel listrik yang telah ada.

Konsep internet melalui kabel listrik, bukan barang baru. Usaha-usaha sebelumnya dalam mengimplementasikan teknologi ini telah terhambat karena ketidakmampuan mengatasi solusi ekonomis dalam memfilter noise listrik yang melekat pada kabel-kabel listrik. Sampai saat ini, perusahaan-perusahaan telekomunikasi (seperti British Telecom, Telstra, dll) telah sepenuhnya memonopoli pemasokan layanan-layanan telekomunikasi di kebanyakan negara-negara barat. Tetapi hal ini berubah dengan cepat ketika banyak negara telah (atau dalam proses menuju) melakukan deregulasi telekomunikasi mereka, sehingga jalan telah terbuka bagi pemain-pemain baru untuk masuk ke pasar telekomunikasi.

Jaringan-jaringan telekomunikasi membutuhkan beberapa medium pembawa sinyal (baik kabel optik fiber, kabel tembaga berpasangan, atau bahkan transmisi melalui satelit) dan pembiayaan untuk medium pembawa ini umumnya lumayan mahal dan menjadi penghambat. Tetapi untuk perusahaan utilitas pemasok listrik yang telah mempunyai infrastruktur seperti itu pada grid jaringan listriknya, konsep ini cukup menjanjikan, terutama jika masalah-masalah di atas dapat diatasi. Digital Powerline(r)TM, merupakan salah satu solusi yang memungkinkan internet dijalankan melalui kabel listrik.

2 Bagaimana Teknologi ini diimplementasikan?

2.1 Perspektif sejarah

Pemain utama dalam telekomunikasi powerline ini adalah Norweb (anak perusahaan United Utilities PLC, London), dan terutama adalah seorang stafnya yaitu Dr. Paul Brown.

Pada tahun 1991, Dr. Brown ditunjuk untuk memimpin grup riset kecil pada Open University di Inggris untuk menyelidiki kelayakan telekomunikasi melalui kabel listrik. Dia menemukan bahwa di masa lalu banyak insinyur yang telah berjuang dengan ide-ide yang sama tetapi gagal karena noise. Setiap kali listrik dinyalakan, sejumlah besar gelombang disturbansi listrik melewati kabel dan mengubah setiap transmisi data secara simultan.

Dr. Brown dan rekan-rekan tim risetnya menemukan suatu ide menggunakan sinyal-sinyal pada frekuensi tinggi diatas frekuensi yang secara potensial mengubah noise. Meskipun begitu, hal ini juga ada masalahnya. Sinyal-sinyal frekuensi tinggi tidak mampu berjalan cukup jauh dan gaung atau pantulan dalam sistem dapat secara efektif menenggelamkan sinyal-sinyal itu. Tim riset memutuskan untuk menggunakan lebih dari satu frekuensi dan mengirim data dalam bentuk paket-paket diskrit yang dipandu oleh beberapa bentuk sistem pensinyalan. Pengujian dan penyempurnaan sistem ini dihasilkan pada uji coba proyek pilot dimana sekolah-sekolah dasar di Manchester telah mempunyai sambungan Internet dengan laju 1 Mbps (hampir 10 kali lebih cepat dari sambungan-sambungan ISDN yang telah ada).

2.2. Skema Jaringan

Gambar 1. menunjukkan tipikal skema jaringan untuk jaringan komunikasi data menggunakan jaringan distribusi listrik yang telah ada.

Pada sisi pelanggan akhir dari jaringan, CAU (customer acces units, unit-unit akses pelanggan) menghubungkan peralatan pengguna apakah itu telpon, komputer atau yang lainnya, ke jaringan kabel listrik utama. CAU ini juga sebagai unit-unit pengkondisi yang berfungsi untuk mengisolasi secara elektrik peralatan-peralatan pengguna dari kabel listrik utama, juga untuk mengekstraksi sinyal data dari arus listrik.

CAU ini dihubungkan ke infrastruktur komunikasi yang merupakan tegangan rendah induk (240-415 volt). Pada substasiun listrik dimana jaringan distribusi tegangan rendah berasal (telah diturunkan tegangan nya dari jaringan tegangan tinggi dengan transformer), sinyal-sinyal diinjeksikan ke dalam jaringan tegangan rendah dari jaringan data konvensional eksternal (kabel tembaga koaksial, kabel optik fiber, jaringan nirkabel, atau bahkan jaringan satelit). Jadi meskipun komunikasi data dapat dipropagasi melalui kabel listrik, beberapa jaringan konvensional harus tetap ada atau diinstal ke substasiun. Sampai saat ini belum ada metoda yang ditemukan untuk melakukan propagasi sinyal-sinyal data melalui jaringan tegangan tinggi (> 415 volt).

Secara khusus, frekuensi sinyal daya listrik adalah dalam range 50/60Hz. Dengan pengkondisian, sinyal-sinyal data ini dinaikkan ke frekuensi ultra tinggi dalam range 500/600MHz, sehingga data dapat dilapiskan ke atas kabel utama listrik tanpa terjadi kondisi saling melemahkan. Interferensi diminimalkan dengan memecah arus data ke bentuk paket-paket sebelum diinjeksikan ke dalam jaringan listrik. Sistem komersial dapat menawarkan laju data digital dalam kecepatan kelipatan lebih dari 32 kbps ke maksimum arus yang diperkirakan mencapai 1 Mbps. Laju data ini relatif sangat stabil, bebas dari noise dan menawarkan spektrum-spektrum yang dapat digunaan dalam range 6 dsn 10 MHz ke para pelanggan akhir dari jaringan distribusi, dan kira-kira spektrum 20 MHz ke para pelanggan yang lebih dekat dengan substasiun. Lebih penting lagi, sambungan ini adalah permanen.

Nilai tambah bagi perusahaan-perusahaan listrik adalah bahwa sekali teknologi ini diimplementasikan akan memungkinkan mereka untuk memperoleh nilai tambah ke jaringan mereka sendiri dengan berkemampuan untuk membaca meteran listrik pintar dan mampu menyediakan peranti pengelolaan demand/supply cerdas yang memberi kemampuan pada perusahaan dalam mengimplementasikan sistem tarif yang inovatif ataupun sistem reward energi yang lain.

2.3 Teknologi

Inti dari teknologi ini adalah kemampuan untuk menyediakan Jaringan Daya Terkondisi Frekuensi Tinggi (HFCPN, high frequency conditioned power network) dimana melalui jaringan ini data dapat dilewatkan. Sebagai mana ditunjukkan di atas, prinsip dasarnya adalah menginjeksikan sinyal-sinyal data ke dalam saluran daya listrik pada frekuensi 10 juta kali frekuensi dasar arus listrik (atau sekitar 500/600MHz). Untuk melakukan ini, dibutuhkan Unit-unit Pengkondisi (CU, conditioning units). Unit-unit ini merupakan pengkopel arah tiga terminal yang meliputi bagian high and low pass filter untuk membentuk suatu pengkopel arah frekuensi yang sensitif. Setiap CU mempunyai sebuah terminal jaringan (NP, network port), sebuah terminal distribusi komunikasi (CDP, communication distribution port), dan sebuah terminal distribusi listrik (EDP, electricity distribution port), seperti nampak pada Gambar 2.

Gambar 2. Pengkondisi Unit (Conditioning Unit)

CU ini memberikan kemampuan menyediakan hal-hal sebagai berikut :
1. Interkoneksi sinyal-sinyal yang aman dan efisien di atas 1 MHz (misal: sinyal-sinyal data)
2. Propagasi penunjuk arah sinyal di atas 1 MHz
3. Floor noise minimal di atas 1 MHz
4. Isolasi beban-beban pelanggan yang berubah di atas 1 MHz
5. Titik titik penghentian layanan jaringan yang cocok untuk pelayanan telekomunikasi dan listrik
6. Kinerja spektral yang optimum dari jaringan kabel

Frekuensi 1 MHz dipilih sebagai frekuensi terendah dimana pengkopel arah yang efektif dan efisien dapat dibangun dan masih menyediakan pelayanan 100 amp, 230/240 volt, 50 Hz kepada pelanggan domestik. Pengalaman sebelumnya dalam menggunakan jaringan distribusi listrik untuk membawa sinyal-sinyal frekuensi rendah (khususnya 3-500 kHz untuk switching pada peralatan-peralatan rumah tangga seperti sistem air panas, lampu jalanan, dll) menunjukkan bahwa atenuasi yang drastis dari sinyal-sinyal adalah jelas dikarenakan adanya capacitive reactance. Pengujian menunjukkan bahwa diatas 1 MHz, reactance induktif mulai menyelimuti capacitive reactance, dan jika impedansi saluran yang digunakan adalah sebesar 600 ohm, maka atenuasi dapat diterima.

Meskipun efisiensi spektral diperkirakan berada antara 6 dan 10 MHz untuk para pelanggan jarak jauh, dan 20 MHz untuk para pelanggan dekat, efisiensi overall dari jaringan HFCPN adalah tergantung pada sejumlah kriteria seperti:

1. Tipe pelanggan dan densiti per distributornya (atau fase dari distribusi daya). Secara khusus kira-kira 50 (total 150 per 3 fase, 415 volt, distribusi tegangan rendah ke para pelanggan) di Inggris, dimana teknologi ini dikembangkan dan diuji cobakan. Di Amerika Utara, harga ini bisa cukup rendah sekitar 10-14 pelanggan per distributor.
2. Tipe akses multiple yang diperlukan
3. Densiti lalu-lintas data (baik saat rata-rata maupun puncak)
4. Skema kompresi, coding dan modulasi, yang berpengaruh pada laju data bit per unit spektrum yang tersedia.
5. Kebutuhan pelayanan, suara, data, streaming video, dll.

Saat ini, teknologi ini tidak menyediakan sarana yang sangat efisien untuk lalu lintas suara. Sinyal-sinyal suara (analog) menempati lebar pita kira-kira pada 3,1 Khz. Pendigitalan ini akan menghasilkan sinyal digital yang akan menempati lebar pita 10 kali lebih besar (32 Khz), dan sehingga memungkinkan untuk hanya 12 kanal yang dapat beroperasi secara simultan per 4 MHz spektrum. Penelitian saat ini ditekankan pada bidang modulasi, coding, dan kompresi dari sinyal-sinyal analog dengan tujuan memperbaiki situasi yang ada.

Hal ini menggambarkan bahwa teknologi ini dapat menjadi fondasi untuk jaringan akses lokal alternatif yang berkemampuan menyediakan penyebaran yang cepat (seperti infrasruktur media, kabel-kabel daya yang telah ada) dari pelayanan-pelayanan telekomunikasi digital maju untuk perumahan. Konsep jaringan yang diajukan mempunyai lapisan jaringan pertama berbasis pada substasiun listrik lokal seperti nampak pada Gambar 3.

Gambar 3. Skema Distribusi

3 Ciri-ciri Telekomunikasi PowerLine

Dari penyelidikan dan penelitian diperoleh bahwa ada dua aplikasi komunikasi data yang berbeda melalui jaringan distribusi listrik. Yang pertama, Norweb’s Digital PowerLine (DPL) yang merupakan aplikasi skala besar dimana jaringan distribusi induk listrik tegangan rendah digunakan sebagai pembaawa untuk komunikasi data. Yang kedua adalah aplikasi seperti PoweRnet(r)TM yang menyediakan jaringan data ke perumahan dalam lokasi tunggal menggunakan saluran-saluran listrik yang ada dalam gedung.

3.1 Norweb’s Digital PowerLine (DPL)

Digital PowerLine menggunakan bagian tegangan rendah dari infrastruktur distribusi listrik yang telah ada guna menyediakan pelayanan data ke pelanggan di rumah-rumah. DPL mengimplementasikan model yang benar-benar mirip dengan yang dibahas pada bagian 2.0 di atas. Disini segmen tegangan rendah dari jaringan listrik diubah ke dalam bentuk Local Area Network (LAN). Sistem DPL terdiri atas 4 elemen perangkat keras, yaitu Mainstation DPL 1000, Basestation DPL 1000, Unit Pengkopel DPL, dan Modul Komunikasi DPL 1000.

Gambar 4. Layout tipikal dari komponen-komponen DPL.

Inti dari sistem DPL adalah jaringan data Norweb’s SDH (155 Mbps) yang memasok sambungan ke subsation-substation terkait ke dalam sistem DPL. Pada setiap substation listrik, ada Mainstation DPL 1000 dan Substation DPL 1000.

1. Mainstation DPL 1000. Unit ini menyediakan fungsi-fungsi pengelolaan jaringan maju. Komponen ini bertanggung jawab sebagai pengkonsentrasi kinerja tinggi dari lalulintas protokol Internet (IP) ke dalam jaringan backbone. Sekalipun gambar 1 menggambarkan jaringan SDH fiber optik, jaringan backbone ini dapat menjadi line of sight radio, kabel tembaga koaksial, atau media optik fiber yang lain. Sambungan ke provider dan ke Internet publik dicapai melalui jaringan backbone ini. Sinyal-sinyal data dari backbone dilewatkan melalui basestation DPL 1000

2. Mainstation DPL 1000. Unit yang dikontrol oleh Mainstation ini, menghubungkan distributor saluran daya tegangan rendah ke sinyal-sinyal data yang diturunkan dari backbone melalui mainstation. Sinyal-sinyal data diinjeksikan ke dalam sisi tegangan rendah dari transformer daya. Input ke basestation dilakukan melalui media jaringan data konvensional dari jaringan backbone (misalnya fiber, koaksial, dll) dengan output ke jaringan distribusi listrik melalui line card yang disambungkan langsung ke induk tegangan rendah.

3. Unit Pengkopel DPL. Peranti ini diinstal di tempat pelanggan, umumnya berdekatan dengan meter listrik yang telah ada. Alat ini menerima dan mentransmisikan semua data melalui kabel listrik tegangan rendah dan disambungkan ke Modul Komunikasi DPL 1000. Peranti ini menyediakan isolasi elektrik antara peranti-peranti data (komputer, telpon, dll) dan listrik induk. Unit ini sering dianggap berfungsi sebagai unit pengkondisi karena mengkondisikan atau membuat sinyal data bisa digunakan.

4. Modul Komunikasi DPL 1000. Unit ini beroperasi mirip dengan modem konvensional. Alat ini dihubungkan dengan komputer personal ataupun peranti data yang lain (mesin faximile, atau telpon) dan mempunyai software komunikasi yang terpasang di setiap pelanggan atau pemakai. Software ini akan digunakan untuk memungkinkan provider memberikan akses ke produk-produknya (dalam model yang mirip dengan peranti pengakses televisi kabel), dan memungkinkan pelayanan berbeda kualitas tergantung pada kebutuhan pelanggan. Sambungan antara unit pengkopel dan modul komunikasi dengan peranti data milik pelanggan dilakukan melalui kabel tembaga koaksial konvensional. Kombinasi software/hardware dapat medukung provider layanan multiple dan ini dapat diup-grade melalui software yang dapat mendown-load jaringan.

Teknologi ini memungkinkan perusahaan listrik baik dalam penyediaan pelayanan-pelayanan utamanya sendiri, atau memberikan lisensi pada pihak ketiga dalam menyediakan pelayanan-pelayanan seperti Internet, video, dan kadang-kadang suara. Operator perusahaan listrik dapat menyediakan infrastruktur dan menyewakan jaringan kepada para provider (misal Telstra atau Optus, dll). Kunci keuntungan bagi perusahaan listrik dalam memberikan kemampuan untuk masuk ke pasar telekomunikasi dengan memanfaatkan DPL, adalah:

1. Meminimalkan biaya kapital dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah ada

2. Keuntungan dari pelayanan permanen (tidak seperti provider yang telah ada dimana sambungannya telah established dan maintained)

3. Memungkinkan perusahaan listrik untuk berkemampuan menawarkan banyak jenis layanan dari berbagai provider. Yang secara langsung adalah kemampuan untuk menyediakan flat rate yang permanen, sambungan Internet kecepatan tinggi akan memberi kemampuan pada perusahaan listrik untuk menawarkan kepada pelanggan layanan-layanan baru seperti siaran yang dapat dicharge, layanan-layanan multimedia interaktif seperti CD berkualitas audio, video klip, animasi, game kecepatan tinggi, dan video conferencing.

Disamping itu perusahaan listrik akan mampu meningkatkan pelayanan-pelayanan inti mereka sendiri seperti pengelolaan energi dan penagihannya dengan menggunakan meter listrik pintar, sistem pengontrol dapat program, dan peranti pengelolaan supply/demand cerdas.

3.1.1 Studi Kasus, DPL

DPL telah sukses diinstall dalam uji-coba pada sekolah dasar Seymour Park, Manchester, Inggris pada bulan Nivember 1997 sebagai proyek kerjasama antara Nortel (Northern Telecom) dengan Norweb Communication (anak perusahaan UK United Utilities PLC). Dua belas komputer personal disambung secara bersamaan dari satu sambungan, yang dari situ sekolah tersebut berkemampuan mengakses secara on-line ke Internet dengan kecepatan 1 Mbps.

Para guru di sekolah ini sangat terkesan dengan kecepatan teknologi DPL. Sang Kepala Sekolah, Jenny Dunn berkomentar:

“Sambungan kecepatan tinggi benar-benar memberi keuntungan kepada kita untuk mengembangan pengajaran melalui Internet. Dengan sambungan normal, murid-murid dapat kehilangan daya tariknya karena harus menunggu tiap halaman ketika mendownload. Dengan sistem baru berarti informasi yang diinginkan dapat diperoleh dengan seketika, dengan demikian memaksimalkan waktu pengajaran maupun waktu yang digunakan untuk menyelesaikan tugas”

Norweb merencanakan untuk mengimplementasikan teknologi DPL di sejumlah sekolah di daerah barat laut Inggris selama tahun 1998, mengikuti suksesnya ujicoba di Seymour Park.

3.2 PoweRnet(r)TM

Teknologi lain yang menggunakan jaringan listrik sebagai media untuk komunikasi data adalah PoweRnet, sebuah teknologi yang menggunakan saluran-saluran tegangan rendah internal (dan kabel yang menghubungkannya) dalam gedung sebagai media untuk Local Area Network (LAN).

PoweRnet merupakan teknologi yang jauh lebih sederhana dan dibahas di sini sebagai pelengkap teknolgi DPL skala besar. PoweRnet benar-benar merupakan solusi internal dimana di sini tidak melampaui batas-batas tempat pelanggan. Dalam sistem ini tidak ada peranti yang harus disisipkan ke dalam rangkaian tegangan rendah tidak diperlukan modifikasi pada titik entry listrik. Faktanya, PoweRnet sangat sederhana tinggal mencolokkan modem seperti suatu peranti ke bagian belakang komputer personal dan colokan dinding 240 volt konvensional.

Tidak seperti DPL, PoweRnet merupakan teknologi yang telah mapan dengan lebih dari 300000 unit node digunakan diseluruh dunia dan tidak membutuhkan pengkabelan khusus, tanpa lisensi, tanpa training khusus (bagi pengguna akhir maupun administratornya) dan tanpa protokol khusus. Faktanya, pihak pemasok mengklaim bahwa PoweRnet dapat diinstal dalam skala menit, dan lebih murah dibanding beberapa media LAN yang lain.

Gambar 5. Tipikal jaringan yang berpusat pada PoweRnet

PoweRnet memungkinkan untuk mengakses ke 32 jaringan terpisah dan ke 64 node melalui saluran listrik yang sama dan ideal untuk situasi dimana jaringan berbiaya rendah diperlukan. Model ini ideal untuk daerah-daerah dimana pengkabelan jaringan konvensional tidak dimungkinkan atau dimana titik-titik akhir tarangkat karena waktu (sekedar menarik kabel pencolok, memindah peralatan dan mencolokkannya lagi di semua saluran yang praktis). Kelemahan utama teknologi ini adalah bahwa kecepatannya terbatas sampai 56,6 kbps, yaitu kecepatan dari modem tercepat. Sehingga sistem ini tidak berguna untuk aplikasi-aplikasi yang lebih dari sekedar transfer data (point of sale, POS, text file, kontrol mesin, dll).

4 Standar apa yang dipakai?

Nampaknya membingungkan, tetapi kebenarannya bahwa hanya ada standar yang jumlahnya sangat sedikit untuk teknolgi yang bekerja pada jaringan listrik tegangan tinggi sebagai media jaringan.

Nampaknya sulit dipercaya, hanya ada satu draft standard yang berkaitan dengan teknologi ini, yaitu: “CN50065-1:1991″ Pensinyalan pada instalasi listrik tegangan rendah dalam range frekuensi 3 kHz sampai 148,5 kHz. Bagian 1: keperluan umum, pita frekuensi dan gangguan elektromagnetik”

Nampaknya sangat mengesankan, standar ini dari European Commitee for Electrotechnical Standardisation (CENELEC), disini tidak ada referensi umum dan pada situs web milik CENELEC passwordnya diproteksi guna mencegah akses ilegal. Yang dapat dikumpulkan sedikit demi sedikit dari CENELEC’s Info and Publishing Services Supervisor (transmisi facsimile) adalah bahwa draft itu tidak ada dan bahwa IEC belum mulai bekerja dalam subyek ini.

Riset yang intensif dari web site Institution of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) gagal mendapatkan standar relevan yang berhubungan dengan Komunikasi Data melalui Jaringan Listrik. Penelusuran yang sama pada American National Standards Institute (ANSI) juga gagal untuk memperolehnya.

Secara samar-samar hasil korenspondensi dengan manager pemasaran Norweb (Digital PowerLine), Debbie William, diperoleh suatu petunjuk bahwa “NORWEB saat ini bekerja dengan berbagai lembaga standar yang sesuai untuk dapat mencapai standar teknologi Digital PowerLine yang memadai”

Kita tidak dapat menyalahkan jika ada yang beranggapan ini hanya ungkapan halus saja…”Kita belum melakukan apa-apa… tetapi kita telah membicarakannya”. Ini tidak harus diterjemahkan sebagai mengatakan bahwa produk teknologi ini tidak aman. Dari berbagai literatur, nampak jelas bahwa telah ada usaha keras selama ini agar teknologi ini dapat bermanfaat sekaligus sangat aman.

Ada hal penting yang perlu dikemukakan di sini bahwa pada bulan Mei 1998 telah diselenggarakan seminar Powerline Telecommunications 98 di Amsterdam. Diantara pembicaranya adalah Jos Kresten, Sekretis Jendral CENELEC, Belgia yang menyajikan makalah berjudul “Pentingnya standardisasi di Eropa untuk masalah-msalah produksi, distribusi dan penggunaan energi listrik”. Juga makalah Jos Huigen, Kepala Biro Interconnection OPTA, Belanda yang berjudul “Perundang-undangan dalam Power Line : Pentingnya Power Line untuk telekomunikasi, Aspek hukum pengembangan Power Line, Overview dari regulasi ONP”

Sayangnya, prosiding dari seminar ini sangat terbatas dan tidak dibagikan untuk akses individual. Mungkin yang termuat dalam makalah-makalah prosiding tersebut bisa menggambarkan apa yang selama ini terjadi berkaitan dengan standar.

Sebuah permintaan akan standar komunikasi data powerline yang ditujukan pada Australian Communications Authority, hanya memperoleh tanggapan sejumlah daftar perusahaan telekomunikasi di Australia (termasuk yang berminat dengan teknologi powerline), tetapi tidak ada informasi tentang standar ataupun regulasi.

Jadi teramat sangat disayangkan teknologi ini dikembangkan tanpa dilengkapi dengan standar ataupun regulasi yang memadai.

5 Kelayakan Masa Depan

Yang menarik, dunia industri dan media terpecah dalam tanda tanya, apakah telekomunikasi melalui kabel listrik ini akan layak untuk jangka panjang. Meskipun kebanyakan komentator dalam berbagai media menyetujui bahwa deregulasi dalam industri telekomunikasi di kebanyakan negara telah membuka pasar telekomunikasi bagi perusahaan perusahaan utilitas lebih besar, mereka merasa bahwa penyebaran teknologi ini akan terbatas pengembangannya.

Kalau kita mengunjungi web site perusahaan perusahaan listrik utama di seluruh dunia (termasuk Australia) disebutkan bahwa kebanyakan tertarik untuk terlibat sebagai pemain dalam pasar telekomunikasi. Meskipun begitu kebanyakan berminat masuk ke pasar ini dengan menginstal sistem kabel untuk dirinya sendiri.

Salah satu hambatan yang terbesar untuk memperluas pengembangan teknologi ini dari Eropa ke Amerika Utara (dan Australia) adalah suatu fakta bahwa densiti pelanggan kadang kala jauh dari yang diinginkan. Norweb telah memusatkan teknologi ini untuk pelanggan dengan kepadatan 150 per titik distribusi (transformer). Seringkali di Amerika kepadatan pelanggan hanya sampai 10-12 per transformer, yang mengakibatkan teknologi ini tidak layak secara ekonomi.

Hambatan lain yang secara langsung berpengaruh terhadap pasar Australia adalah bahwa teknologi ini berpusat sekitar sistem pengkabelan bawah tanah, suatu hal yang biasa di Inggris. Direktur Telekomunikasi dari United Energy (United Energy adalah satu pemain besar sebagai pemasok pasar listrik pada deregulasi telekomunikasi di Victoria), Steve Black, mengatakan bahwa teknologi ini memerlukan modifikasi untuk disesuaikan dengan karakteristik jaringan di Australia, yang berarti akan lebih sulit untuk diadaptasi. United Energy telah membantu Nortel (Australia) dalam pengembangan teknologi ini untuk lingkungan Australia.

Penghambat berikutnya adalah bahwa teknologi ini hanya dapat bertahan hidup pada jaringan distribusi tegangan relatif rendah (11 kv atau kurang) dari transmormer substation ke tempat pelanggan. Ini berarti bahwa infrastruktur jaringan telekomunikasi konvensional yang mahal harus disediakan untuk setiap substation. Wakil presiden Nortel, Graham Strange, mengatakan bahwa solusi yang potensial adalah bagaimana cara membypass transformer dengan sinyal data, ini diperlukan untuk meloncat antara saluran tegangan rendah ke tinggi.

Meskipun begitu, di Eropa situasinya lebih menjanjikan. Karena teknologi ini lebih cocok untuk densiti tinggi, jaringan kabel listrik bawah tanah, sejumlah perusahaan listrik besar telah menyatakan minatnya untuk mengimplementasikan teknologi powerline ini. Empat perusahaan (Energie Baden-Wurttemberg, AG EnBW-germany, Vattenfall AB and Sydkraft-Swedia, dan Edon Group di Belanda) semuanya adalah pelanggan dari teknologi power line yang dikembangkan Norweb. Kebanyakan mereka berminat melakukan proyek pilot sebagai mana yang dilakukan Norweb di Manchester.

Di Australia, yang paling tertarik dengan teknologi ini adalah Victoria’s United Energy yang berbasis di Mt Waverley. United Energy menyusun strategi perencanaan pengembangan industrinya dimana strategi ini direfleksikan dalam 2 kunci penting:

1. Pembelanjaan untuk pelayanan kapasitas tinggi di Victoria melalui jaringan fiber optik

2. Penelitian dan pengembangan serta evaluasi komersial teknologi telekomunikasi PowerLine

United Energy telah bekerjasama dengan Nortel dan melakukan riset dan pengembangan teknologi powerline dengan harapan dapat diadaptasikan untuk kodisi Australia.

Masa depan teknologi lain yang dibahas di sini, yaitu Powernet tidaklah begitu jelas. Meskipun teknologi ini telah mempunyai 300000 modul terpasang di seluruh dunia, tetapi teknologi ini sangat terbatas hanya sampai kecepatan data 56 kbps, kecepatan yang bisa dicapai oleh modem tercepat. Cocok untuk ainstalasi-iunstalasi kecil dimana transfer data terbatas hanya text atau POS data, teknologi ini nampaknya akan tergantikan oleh teknologi yang lebih cepat. Powernet ini mungkin hanya akan layak untuk perumahan atau bisnis kecil.

6 Kesimpulan

1. Teknologi ini masih benar-benar baru, proyek pilotnya baru dilaksanakan sekitar 12 bulan yang lalu. Meski begitu telah membuka suatu janji diversifikasi bagi perusahaan perusahaan listrik guna ekspansi pasarnya dalam menyongsong deregulasi bidang telekomunikasi. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul adalah, apakah teknolgi ini akan menjadi kekuatan utama, sebagai teknologi yang akan dipilih untuk diimplementasikan, apakah akan memanfaatkan teknologi PwerLine atau sekedar tergantung (menyewakan) pada kabel-kabel konvensional.

2. Satu hal telah diyakini. Ada kebutuhan nyata untuk standar-standar yang harus dibuat sebagai petunjuk bagi para pengembang dan para manufacturer dalam memproduksi teknologi yang efektif dan aman bagi para pelanggan. Saat ini pengembang dan manufacturer nampaknya membuat regulasi sendiri dan mengimplementasikan standar-standar mereka sendiri. Agar teknologi ini jadi universal, standar-standar yang efektif harus segera dibuat.

3. Sebagai catatan akhir, satu masalah yang tak seorangpun dalam industri ini telah memperhatikannya adalah masalah privacy dan security. Teknologi yang ada memungkinkan data ditransmisikan melalui infrastruktur yang sangat terbuka pada jaringan listrik umum. Pada umumnya kita memahami bahwa pada tingkat tertentu akan mendapatkan berbagai kritik memanfaatkan suatu teknologi baru (misalnya ketika memanfaatkan teknologi telpon bergerak, dll). Dalam teknologi powerline ini, kegunaan dan kepraktisan peranti-peranti ini apakah mampu mengatasi ancaman nyata disadapnya informasi kita (secara fisik atau elektronik). Beberapa pelanggan menggunakan komunikasi powerline secara bersamaan, sehingga data yang berasal dari seorang pengguna dengan seketika dapat dibaca oleh semua orang yang berada pada rangkaian yang sama tsb. Tidak ada informasi yang dapat diperoleh tentang bagaimana data seorang pelanggan akan diamankan dari pelanggan lain. Ini berarti pembuktian keaslian dan validasi dibutuhkan untuk segera dibuat sebagai pelengkap teknologi powerline ini.

4. Hanya waktu yang akan berbicara bagaimana teknologi ini akan meraih sukses di masa depan. Saat ini rasanya masih terlalu awal.

KABEL MODEM

1 Pendahuluan

Kabel modem adalah alat yang memberikan akses berkecepatan tinggi ke internet melalui jaringan kabel televisi. Sama halnya dengan respon dari modem analog tradisional, kabel modem memiliki keunggulan mempunyai kekuatan yang lebih, mampu mengirimkan data lebih cepat kira-kira 500 kali.

Kemampuan mengakses berkecepatan tinggi dari teknologi kabel modem secara jelas, dengan menitikberatkan dari jenis operasi, arsitektur jaringan, teknologi alternatif, dan keamanan akan dicoba dijelaskan selanjutnya.

2 Cara Kerja Kabel Modem

Akses arus internet melalui modem 28.8-kbps, 33.6-kpbs, atau 56-kbps dikenal sebagai tehnologi modem “voiceband”. Seperti modem voiceband, kabel modem modulasi dan demodulasi data signal. Akan tetapi, kabel modem gabungan lebih fungsional untuk jasa internet dengan kecepatan tinggi. Pada jaringan kabel, data dari jaringan ke pengguna adalah sebagai “downstream”, dimana data pengguna ke jaringan adalah sebagai “upstream”. Dari pandangan pengguna, kabel modem adalah 64/256 QAM FM penerima mampu mengirimkan data lebih dari 30 s/d 40 Mbps dalam satu kabel 6 MHz. Hal ini lebih cepat 500 kali dari dari modem 56 Kbps. Data dari penguna ke jaringan dikirim secara fleksibel dan terprogram diawasi dari “headend”. Modulasi data menggunakan pemancar QPSK/16 QAM dengan tingkatan data dari 320 Kbps – 10 Mbps. Tingkatan data upstream dan downstream mungkin dapat dikonfigurasikan secara fleksibel dengan menggunakan kabel modem.

Para pelanggan dapat melanjutkan ke penerima televisi kabel ketika penerima data pada kabel modem diantar ke personal komputer (PC) dengan bantuan “simple one-to-two splitter”. Service data yang ditawarkan oleh kabel modem mungkin dapat dibagi lebih dari 16 pengguna pada konfigurasi jaringan wilayah lokal (LAN).

Gambar 1. Jaringan kabel modem dalam satu wilayah pelanggan

Karena beberapa jaringan kabel sangat baik untuk jasa siaran televisi lokal, kabel modem mungkin menggunakan jalur telepon standar atau QPSK/16QAM modem menawarkan sistem kabel dua arah untuk mentransmisikan data upstream dari lokasi pengguna ke jaringan. Ketika jalur telepon menggunakan gabungan dengan jaringan siaran satu arah, sistem kabel data digunakan seperti sistem telephony return interface (TRI). Dalam jenis ini, satelit atau jaringan televisi tanpa kabel dapat juga digunakan sebagai jaringan data.

Pada ujung-ujung kabel, data dari pengguna disaring oleh demodulasi upstream (atau telephone-return system, sebagai layaknya) untuk diproses lebih lanjut oleh sistem akhir kabel modem (CMTS-Cable Modem Termination System). CMTS adalah switching sistem, biasanya didesain untuk rute data dari sebagian besar pengguna kabel modem melalui jaringan multiplexed interface. CMTS menerima data dari internet dan provider untuk rute data pada pengguna kabel modem. Data dari jaringan ke grup pengguna dikirim ke modulasi 64/256 QAM. Hasilnya adalah para pengguna modulasi data lebih dari 6 MHz perchannel, yang mana pengalokasian spektrum untuk channel televisi kabel seperti untuk siaran ABC, NBC atau TBS ke semua pengguna.

Gambar 2. Sistem akhir kabel modem dan ujung-ujungnya

Kombinasi ujung-ujung kabel antara kanal data downstream dengan video, pay per-view, audio, dan program pemasangan iklan lokal yang akan diterima oleh televisi. Lalu kombinasi sinyal akan ditransmisikan jaringan distribusi kabel. Di tempat pengguna, sinyal televisi diterima oleh “set-stop-box”, sementara data pengguna diterima secara terpisah oleh kotak kabel modem dan dikirimkan ke PC.

CMTS adalah elemen baru yang sangat penting untuk mendukung penggabungan service data komunikasi upstream dan downstream melalui jaringan kabel data. Jumlah channel upstream dan downstream yang ada pada CMTS dapat diklasifikasikan berdasarkan wilayah service, jumlah dari konsumen, tingkatan data yang ditawarkan pada masing-masing pengguna dan spektrum yang berbeda.

Elemen penting lainnya dalam pengoperasian dan managemen day-to-day dari sistem kabel data adalah “Element Management System” (EMS). EMS adalah sistem pengoperasian yang didesain secara khusus untuk menyusun dan mengendalikan CMTS serta menggabungkan pelangganan kabel modem. Tugas pengoperasian termasuk persyaratan, administrasi day-to-day, monitoring, alarm, dan mengetes dari bermacam-macam komponen dari CMTS. Dari pusat network operations center (NOC), sebuah EMS dapat mendukung beberapa sistem CMTS dalam satu bagian wilayah geografis.

Gambar 3. Pengoperasian dan Pengelolaan Kabel Data Modem

3 Keistimewaan Dari Sistem Data Kabel

Selain modulasi dan demodulasi, kabel modem Inc. memiliki beberapa kegunaan yaitu diantaranya untuk memperluas jaringan siaran komunikasi ke “Wide-Area Network” (WANs). Lapisan jaringan dipilih sebagai Internet Protokol (IP) untuk mendukung internet dan service lebar jaringan dunia. Hubungan (link) lapisan data dibagi menjadi 3 bagian : logical link control, link security, dan Media Akses Control (MAC) sangat baik untuk sistem operasional kabel. Sistem arus pada kabel modem menggunakan bentuk format internet untuk transmisi data upstream dan downstream saluran data. Masing-masing saluran data upstream dan penggabungan data upstream pada jaringan kabel untuk memperluas jaringan internet WAN. Jumlah penambahan operasional kabel dapat memperbanyak saluran data upstream dan downstream untuk mendukung permintaan bandwidth pada jaringan kabel data. Dari keterangan diatas, pertumbuhan jaringan kabel data yang baru dapat diterapkan dalam metode yang sama dalam pertumbuhan internet LANs yang mana adalah lingkungan yang berbadan hukum.

Link keamanan yang diperbolehkan dibagi menjadi 3 bagian : Baseline privacy interface (BPI), security system interface (SSI), dan removable security module interface (RSMI). BPI menyediakan kabel modem dimana kerahasiaan data yang melintasi jaringan kabel oleh lalulintas data diantara pengguna kabel modem dan CMTS. Pengoperasiannya dilakukan oleh EMS yang memperbolehkan CMTS untuk memetakan identitas kabel modem untuk membayar pelanggan dan memperbolehkan akses pelanggan untuk masuk kedalam jasa jaringan data. Kerahasiaan dan syarat keamanan melindungi pengguna data seperti halnya mencegah pencurian jasa kabel data.

Diskusi awal didalam Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) setuju untuk menawarkan kegunaan asynchronous transfer mode (ATM) melalui jaringan kabel data untuk memberikan berbagai fasilitas termasuk telepon, data dan video, dimana kesemuanya itu didukung oleh kabel modem. Meskipun standar arus kabel modem Inc. internet menggunakan kabel modem, perluasannya adalah penyediaan dalam standarisasi untuk mendukung ATM atau protokol unit data lainnya. IP-telephony didukung melalui jaringan kabel data dimana diharapkan menjadi nilai jasa yang baru dalam beberapa tahun kedepan.

4 Arsitektur Jaringan Kabel Data

Arsitektur jaringan kabel data sama dengan office LAN. CMTS menyediakan perluasan jaringan internet melalui WAN dengan jangkauan lebih dari 100 mil. Jaringan kabel data mungkin dapat dikendalikan secara lengkap oleh operasi kabel lokal. Alternatif lainnya, semua operasi mungkin dapat dilakukan bersamaan pada pusat regional data untuk mendapatkan skala yang lebih ekonomis. Pembagian geografi atau daerah metropolitan mungkin memiliki sebagian kecil lokasi televisi kabel yang mana dihubungkan secara bersamaan oleh fiber link. Operasi day-to-day dan manajemen jaringan kabel data mungkin dapat disatukan pada lokasi tunggal, seperti “super hub”, sementara lokasi ujung lainnya dapat lebih mudah diatur seperti poros dasar (lihat gambar 4).

Gambar 4. Hub hubungan distribusi dasar

Hubungan distribusi dasar adalah dengan meminimalkan konfigurasi jaringan data yang lebih banyak digunakan dibandingkan ujung televisi kabel. Ujung khususdilengkapi dengan penerima satelit, sambungan fiber kelokasi ujung regional lainnya dan penerima RF upsteam untuk pay-per-view dan data service. Konfigurasi jaringan data termasuk sistem CMTS dapat sebagai transport data upstream dan downstream dan dan rute IP untuk menghubungi ke lokasi super hub.

Gambar 5. Super Hub

Super hub adalah lokasi ujung kabel dengan fasilitas tambahan kontrol temperatur ke rumah degan bermacam server komputer, yang mana sangat dibutuhkan untuk menjalankan jaringan kabel data. Server termasuk pengiriman file, menggunakan hak dan pembukuan, kontrol log (syslog), alamat IP dan administrasi (server DHCP), server DNS, dan data over cable service interface spesifications (DOCSIS) kontrol server.

Pengguna data dari lokasi dasar dan super hub adalah penerima pada pusat regional data untuk kesatuan yang lebih lanjut dan distribusi melalui jaringan. Super hub didukung oleh dynamic host configuration protocol (DHCP), DNS (domain name server), dan server log kontrol yang penting untuk administrasi jaringan kabel data.Pusat regional data dihubungkan ke internet dan jaringan dunia luas dan juga server farms yang dibutuhkan untuk mendukung jasa internet. Server ini meliputi e-mail, Web hosting, berita, chat, proxy,caching, server media streaming.

Gambar 6. Pusat Regional Data

Pada penambahan ke jaringan kabel data, pusat jaringan data mungkin juga didukung oleh jasa modem dial-up (56-kbps service) dan business-to-business internet service. Swithing jaringan, rute dan server dilakukan pada pusat regional data untuk di dial-up secara bersamaan, kecepatan tinggi, dan busines internet service.

Super hub dan pusat data regional dapat dijadikan menjadi satu lokasi dan diatur seperti satu kesatuan bisnis. Super hub diatur oleh jasa provider televisi kabel (TCI), sementara pusat regional data diatur sepreti terpisah dan bisnis bebas (@ rumah). Didalam satu wilayah, keberadaan Internet Service Provider (ISP) menyediakan pendukung pusat data regional untuk tempat asal dan lokasi super hub diatur oleh provider jaringan kabel data yang berdiri sendiri.

Pusat regional data dihubungkan dengan pusat data regional yang lainnya menggunakan jaringan “backbone” nasional. Selain itu, tiap pusat regional data juga dihubungkan ke internet dan jasa jaringan dunia luas. Lalu lintas antara jaringan regional, internet dan jaringan regional yang lainnya adalah melalui pusat data regional.

5 Standar Jaringan Kabel Data

Sistem kabel data terdiri dari bermacam teknologi dan standar yang berbeda. Untuk memasyarakatkan kabel modem, produk dari penjual yang berbeda harus dapat dioperasikan.

Untuk memenuhi syarat dari sistem yang dapat dioperasikan, operator televisi kabel di Amerika Utara membentuk rekanan yang terbatas, Multimedia Cable Network System (MCNS), and developed an initial set of cable modem requirements (DOCSIS). Penjual peralatan harus tunduk kepada peraturan DOCSIS dan tes kemampuan pengoperasian yang dilakukan oleh program sertifikasi CableLabs.

5.1. Physical Layer

Saluran Data Downstream

Pada tingkatan percobaan bentuk fisik, saluran data downstream harus berdasarkan spesifikasi video digital Amerika Utara dan berdasarkan ciri-ciri berikut :

1. 64 dan 256 QAM

2. 6 MHZ-spektrum yang digunakan berdampingan dengan sinyal lain didalam kabel utama

3. Rangkaian dari blok kode Reed-Solomon dan kode Trellis, mendukung operasi dalam peningkatan persentasi dari Kabel Utama Amerika Utara.

4. “variable length interleaving supports”, kedua service data “latency-sensitive and latency-insensitive”

Saluran Data Upstream

Saluran data upstream harus mengikuti ciri-ciri sebagai berikut :

1. Format QPSK dan 16 QAM

2. Multiple symbol rates

3. Batas data dari 320kbps ke 10 Mbps

4. Fleksibel dan kabel modem yang dapat diprogram dibawah pengawasan CMTS

5. Frekuensi kecerdasan

6. Multiple akses time-division

7. Didukung oleh kedua protokol data unit : “fixed-frame and variable- length”
Dapat diprogram blok pengkodean Reed-Solomon

5.2. MAC Layers

Tingkatan MAC menyediakan persyaratan global untuk berbagai kabel modem pelanggan untuk membagi saluran data upstream untuk ditransmisikan ke jaringan. Syarat tersebut termasuk deteksi “tubrukan” dan transmisi balikan. Besarnya wilayah yang dapat dijangkau dari jaringan kabel data mengakibatkan masalah yang istimewa sebagai hasil dari waktu tunda transmisi antara pengguna dekat headend dengan pengguna yang jauh dari headend. Untuk menghilangkan rugi-rugi kabel dan waktu tunda yang diakibatkan oleh jarak, tingkatan MAC terdapat batasan, yang mana setiap kabel modem dapat mengakses waktu tunda yang ditransmisikan ke headend. Tingkatan MAC meningkatkan waktu sinkronisasi, penempatan bandwidth ke kabel modem di CMTS kontrol, deteksi error, pengendalian dan perbaikan error, prosedur untuk pendaftaran kabel modem yang baru.

Privacy

Kerahasiaan dari pengguna data diterima dengan cara menggunakan data link-layer antara kabel modem dan CMTS. Pengaturan dari parameter keamanan termasuk penguncian data diberikan kepada kabel modem oleh Asosiasi keamanan (SA). Semua transmisi upstream dari kabel modem berjalan melintasi saluran data upstream tunggal dan diterima oleh CMTS. Pada saluran data downstream CMTS harus memilih SA yang tepat berdasarkan alamat tujuan dari target kabel modem.

5.3. Network Layer

Jaringan kabel data menggunakan IP untuk komunikasi dari kabel modem ke jaringan. The Internet Engineering Task Force (IETF) bentuk dasar DHCP untuk semua tugas pegalamatan IP dan administrasi didalam jaringan kabel. Sistem translasi pengalamatan jaringan (NAT) dapat digunakan untuk menempatkan multiple komputer yang menggunakan akses tunggal kecepatan-tinggi melalui kabel modem.

5.4. Transport Layer

Jaringan kabel data menggunakan protokol kontrol transmisi (TCP) dan protokol pengguna datagram (UDP) sebagai transport layer.

5.5. Application Layer

Semua aplikasi hubungan-internet ditingkatkan. Aplikasi ini termasuk e-mail, ftp, tftp, http, berita, chat, dan signaling network management protocol (SNMP). Penggunaan SNMP sangat baik untuk managemen dari CMTS dan kabel modem.

Operations System

The operations support system interface (OSSI) syarat dari DOCSIS menetapkan tentang bagaimana jaringan kabel data diatur. Sebagai catatan, ketetapan yang diperbolehkan dalam RF MIB. Sistem ini memungkin penjual untuk membuat EMS untuk mendukung managemen spektrum, managemen pelanggan, penagihan, dan operasi yang lainnya.

6 Kesimpulan

1. Tehnologi kabel modem menawarkan akses kecepatan-tinggi untuk internet dan service jaringan dunia luas. Jaringan kabel data menggabungkan elemen yang penting untuk kemajuan teknologi moden yang akan datang dan menyediakan beberapa keuntungan seperti kerahasiaan, keamanan, jaringan data, akses internet dan ciri quality-of-service. Jaringan arsitektur end-to-end memungkinkan pengguna kabel modem untuk menyambung ke CMTS, in turn, menyambung ke pusat regional data untuk akses ke service internet. Demikianlah, melalui sistem dari sambungan jaringan, jaringan kabel data memungkinkan pengguna dihubungkan ke pengguna yang lainnya dimanapun didalam jaringan global.

KESIMPULAN UMUM

TABEL ANALISA PERBANDINGAN
TEKNOLOGI ADSL, PLC DAN KABEL MODEM

I. ADSL

Media Transmisi
- Menggunakan kabel telepon

Keuntungan
- Menggunakan infrastruktur yang sudah ada, walaupun di beberapa tempat kualitas kabel telepon tidak memadai untuk mengakses kecepatan tinggi.

Kerugian
- Kecepatannya tidak stabil, karena kebanyakan teknologi ini berbagi bandwith sehingga kecepatan 512Kbps dapat dibagi menjadi 20-an user.

Kecepatan/Bandwith
- Kecepatannya tinggi bisa mencapai 2Mbps (atau ada yang 10Mbps, sementara di Indonesia rata-rata 512Kbps).

Biaya
- Harga modem ADSLnya bervariasi antara USD 25 s/d USD 300

II. PLC

Media Transmisi
- Menggunakan kabel listrik

Keuntungan
- Tidak perlu menarik kabel dari rumah ke rumah karena diasumsikan hampir semua rumah memiliki kabel listrik sehingga secara teoritis dapat dipasang perangkat PLC

Kerugian
- Jaraknya masih terlalu pendek, 100 meter hanya bisa mengakomodasi maksimal 16 perangkat.
- Tidak bisa melewati gardu listrik yang ada transformatornya.

Kecepatan/Bandwith
- Saat ini kecepatan maksimal 900Kbps pert titik

Biaya
- Harga per unit nya diatas USD 100

III. KABEL MODEM

Media Transmisi
- Menggunakan kabel tv (coaxial)

Keuntungan
- Menggunakan infrastruktur yang sudah ada, khususnya yang sudah berlangganan TV Kabel.
- Penyebarannya melalui Point to Multipoint sehingga biaya operasionalnya murah

Kerugian
- Harus berlangganan TV Kabel
- Karena menggunakan metode bandwith sharing, maka kecepatannya menjadi tidak stabil.
- Kalau jaraknya terlalu jauh dari sentral, maka seringkali sambungannya terputus.

Kecepatan/Bandwith
- Saat ini bandwith downstreamnya hanya bisa sampai 512 Kbps

Biaya
- Harga kabel modem maksimal USD300 per meter ditambah biaya langganan TV Kabel

Sumber Referensi :
1.ilmukomputer.com (Menengok Perkembangan Teknologi Broadband ADSL Oleh Candra Dermawan);
2.Cable Modems – Cadant – The International Engineering Consortium Oleh Arief Hamdani Gunawan – Divisi RisTI , PT. Telekomunikasi Indonesia, Andrik Abadi Kurniawan – FTE, Universitas Kristen Maranatha, Henky Prasetyo – FTE, Universitas Kristen Maranatha;
3.Terjemahan bebas : “Powering up the Internet : Telecommunications over Electrical Power Lines” Philip Sinfield Queensland University of Technology oleh Djati H Salimy

Branded Luar, Lokal dan Rakitan

Setiap kali membeli komputer, kita akan selalu ditanya oleh penjual, “Mau beli yang mana, branded atau rakitan?” Kalau kita menjawab “branded”, selanjutnya kita akan ditanya “Mau merek apa?” Coba kita dengar dan perhatikan merek-merek yang disebutkan oleh penjual.
Apakah kita tahu, asal produk yang merek-mereknya disebutkan oleh penjual. Yakin…, sebagian dari kita selalu menganggap merek-merek yang disebutkan penjual tadi berasal dari luar negeri. Padahal tidak selalu, ada merek-merek yang disebutkan penjual juga yang buatan dalam negeri, tidak yakin, tidak percaya atau ragu-ragu?
Boleh jadi kalau kita mau jujur, keyakinan diri sendiri pada masyarakat kita masih cukup rendah. Kita kurang yakin akan kemampuan diri kita sendiri, bahkan lebih parah lagi kadang-kadang kita juga meragukan kemampuan rekan atau saudara-saudara kita.
Sebagai contoh, pada saat daerah kita mendapatkan piala Adipura sebagai lambang kota yang bersih, kita terkejut dan seakan tak percaya. Apa benar, Jangan-jangan ada main dibelakang sama tim penilainya?
Mengapa kita kadang kala sampai berpikir demikian, apa benar kita tidak punya sama sekali keyakinan diri? Kami percaya, kalau dikatakan demikian kita akan menolak keras. Kalau demikian, seberapa besar keyakinan diri yang kita punya? Tidak sedikit dari kita yang mampu menjawabnya.
Berbicara soal keyakinan, tentunya juga bericara soal kepercayaan, dan kemudian juga pasti bicara masalah pembuktian. Nah, ini yang sulit, kalau sudah bicara soal pembuktian, bagaimana mungkin kita membuktikan sesuatu kalau kita sendiri belum pernah ada yang mencobanya.
Masalah mencoba, tentu sebagian besar dari kita pernah mencoba komputer rakitan, bagaimana hasilnya? Harus kita akui kalau komputer rakitan kata orang untung-untungan, kalau dapat bagus hasilnya akan bagus kalau dapat jelek hasilnya akan jelek.
Bagaimana supaya kita bisa mendapatkan komputer rakitan yang bagus dan harganya pun sesuai dengan anggaran kita. Berikut kiat-kiatnya :
1.Tentukan kebutuhan kita
Dalam mencari komputer rakitan kita harus dapat menentukan kebutuhan kita. Apakah kita menggunakan hanya sebatas mengerjakan kebutuhan perkantoran, seperti mengetik surat dan laporan serta membuat tabel-tabel atau sebagai alat hiburan di rumah (home entertainment). Hal ini sangat penting karena pemilihan kemampuan, jenis dan kapasitas isi dalam komputer tergantung dari kebutuhan ini.
2.Tentukan anggaran yang tersedia
Hal kedua yang harus kita sampaikan ke pedagang/penjual komputer adalah jumlah anggaran yang tersedia. Masing-masing komponen mempunyai kelasnya, ada yang bagus, sedang dan murah meriah. Pedagang/Penjual akan menghitung harga masing-masing komponen, jika ternyata masih dibawah anggaran yang tersedia tentu anda memilih komponen yang kelasnya bagus.
3.Tentukan merek, jenis dan tipe isi dalamnya
Seperti juga kendaraan bermotor, setiap merek pasti punya kelebihan dan kekurangannya. Jangan segan dan sungkan bertanya kelebihan dan kekurangan dari merek masing-masing komponen. Demikian pula dengan jenis dan tipenya karena masing-masing jenis dan tipe berkaitan erat kebutuhan akan digunakan sebagai apa komputer tersebut.

4.Tentukan pedagang/penjualnya
Kiat 1 sampai dengan 3 tidak akan berguna jika pedagang/penjualnya ‘nakal’. Karena bisa saja suatu merek disebutkan bagus oleh penjual karena mereka telah menjalin kerjasama yang baik dengan merek tersebut atau merek tersebut memberikan keuntugan yang lebih untuk mereka. Dalam menentukan pedagang/penjualnya, jangan segan-segan kita bertanya ke beberapa kawan kita yang telah membeli komputer. Bagaimana barangnya dan pelayanannya.
Penggunaan merek-merek terkenal dan pemilihan jenis-jenis komponen yang bagus-bagus tetap saja bukan tanpa resiko. Karena setiap komponen mempunyai karakteristik-karateristik yang khusus, jadi penggabungan semua komponen-komponen belum tentu cocok dan mendapatkan hasil kinerja yang maksimal dari komputer. Disinilah salah satu titik lemah dari komputer rakitan.
Berbeda dengan komputer branded baik yang luar maupun lokal, pemilihan isi dalam komponen-komponennya sudah melalui uji coba dari pabrik, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal dari kinerja masing-masing komponen.
Kalau kita lihat isi dalam komputer branded sepertinya sama dengan komputer rakitan, bahkan mungkin bisa jadi ada beberapa komponen yang sama merek dan jenisnya dengan yang rakitan. Hal itu mungkin saja terjadi karena pada prinsipnya tidak semua isi komponen komputer branded dibuat langsung oleh merek yang bersangkutan. Tetap saja ada beberapa komponen yang memakai merek-merek lain.
Namun biasanya pemilihan komponen dari merek-merek tersebut tetap saja telah diujicobakan kompabilitasnya sehingga mendapatkan kinerja yang maksimal dari sebuah komputer.
Dari segi penjualan, nasib komputer rakitan lebih baik di banding komputer branded lokal, karena komputer rakitan kita bisa memilih isi dalamnya sesuai dengan selera kita sehingga komputer rakitan sudah mempunyai pangsa pasar sendiri, yaitu orang-orang yang ingin mendapatkan komputer yang bagus tetapi dengan harga yang murah.
Komputer branded lokal terkendala dengan jaringan distribusinya dan biaya produksinya. Kebanyakan penjual segan menawarkan komputer branded lokal karena biasanya penjualan komputer branded lokal hanya melalui satu atau dua distributor disetiap daerah, sehingga harga jual di satu wilayah biasanya sudah ditentukan oleh distributor dan keuntungan pedagang seolah-olah sepertinya juga sudah ditentukan oleh distributor.
Dampaknya sangat tidak bagus, jika kita bertanya dan sengaja mencari komputer branded lokal ada beberapa pedagang/penjual yang mengatakan bahwa komputer branded lokal yang kita tanyakan tersebut tak bagus, tak tahan lama atau alasan-alasan lain sehingga kita kemudian mengalihkan perhatian pada komputer branded luar.
Walau bagaimanapun pedagang/penjual tersebut tidak bisa kita persalahkan, karena memang ada unsur bisnis dan keuntungan disana. Semuanya kembali kepada kita, karena yang butuh barang kita, yang punya uang kita dan yang akan menggunakan komputernya pun kita. Tetapi alangkah eloknya jika uang tersebut kembali ke saudara-saudara kita.

Lisensi, Bajakan dan Gratis

Sudah sedemikian menggemanya Free Open Source Software (FOSS) di dunia dan sudah sedemikian menggemanya Windows di Indonesia menjadikan dua hal tersebut menarik untuk dibicarakan ‘bagaimananya’. Sebagai orang awam tentu kita sedikit asing dengan istilah-istilah Free Open Source Software (FOSS), Open Source, Propitery atau Linux.

Demikian juga kawan-kawan yang terbiasa menggunakan komputer, belum tentu juga memahami dan mengerti istilah-istilah tersebut diatas. Tapi, apa hubungannya semuanya dengan judul tulisan ini? Tentu saja ada, karena judul tersebut merupakan gambaran dari istilah-istilah diatas. Mari sama-sama kita ulas.

Selama ini, jika kita membeli komputer merek apapun, apakah yang merek terkenal atau rakitan, kita akan menerima dalam kondisi siap pakai yaitu sudah ada Microsoft Windows dan Microsoft Office nya. Kemudian, oleh penjual pun kita akan ditanyakan mau ditambah program, game dan lagu-lagu apa? Karena disekeliling kita banyak penjual Compact Disc (CD) program, game dan lagu-lagu yang dapat didengarkan melalui komputer.

Beberapa saat kemudian kita dikejutkan dengan melihat sekeliling kita karena menghilangnya para penjual Compact Disc (CD) program komputer. Ada apa dengan para penjual Compact Disc (CD) program komputer?

Keterkejutan kita semakin bertambah, dengan razia yang dilakukan oleh Mabes Polri terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Batam. Terlebih lagi, pihak kepolisian langsung memeriksa beberapa orang Warga Negara Singapura berkenaan dengan penggunaan program aplikasi/perangkat lunak (software) bajakan.

Berarti benar, ada permasalahan yang cukup serius, tetapi permasalahan utamanya bukan pada penjual Compact Disc (CD), tetapi dengan barang yang dijualnya yang biasa kita sebut program komputer.

Entah karena kita tidak mengerti, tidak tahu atau tidak mau tahu bahwa semua program komputer atau perangkat lunak (software) memang ada seseorang atau perusahaan yang sengaja khusus membuat nya.

Kalau sudah ada unsur waktu dan tenaga yang terpakai untuk membuat program komputer atau perangkat lunak (software) tersebut, tentu kita sudah dapat menduga ujungnya adalah harga yang harus dibayar yaitu biaya.

Sebagai ilustrasi contoh adalah lukisan, kalau kita sudah melukis sebuah pemandangan yang indah dari sebuah satu desa yang terpencil. Lukisan tersebut kita jual kepada kawan. Oleh kawan kita, lukisan tersebut digandakan atau diduplikasi dan diperbanyak untuk kemudian dijual kepada kawan-kawan yang lain, sehingga dia mendapat keuntungan dari hasil tersebut.

Dan kita semakin terkejut, kawan-kawan yang lain berterima kasih kepada kawan kita tersebut karena dianggap telah berjasa dengan menggandakan lukisan yang indah dan menjualnya dengan harga yang sangat murah sehingga mereka semua juga dapat memiliki lukisan dan menikmati keindahannya.

Kalau kita ada dalam posisi sebagai pelukisnya, kira-kira apa yang ada dalam pikiran kita. Apakah kita juga akan berterima kasih kepada kawan kita karena telah menggandakan lukisan kita dan menjualnya?

Rasanya sulit bagi kita untuk bisa menerima seperti itu, karena kita tahu dan sadar bahwa dalam membuat lukisan, kita sudah mengeluarkan waktu, tenaga dan biaya untuk dapat menghasilkan lukisan yang indah tersebut. Kemudian kita menjualnya dengan harga yang telah kita perhitungkan unsur waktu, tenaga dan biaya serta mengharapkan sedikit nilai lebih yaitu keuntungan.

Masalah penggandaan untuk kemudian dijual atau biasa kita sebut pembajakan merupakan salah satu masalah yang biasa terjadi disekeliling kita. Tidak hanya untuk lukisan, tetapi hasil karya lain seperti musik, film, buku bahkan sampai hasil penelitian bibit tanaman pun juga dibajak. Apakah itu kebiasaan atau mungkin sudah menjadi budaya kita?

Kita ambil contoh kembali masalah pembajakan buku-buku pelajaran sekolah atau kuliah. Dengan pertimbangan karena tidak cukup uang, kemudian kita mencari buku-buku bajakan agar dapat memiliki buku tersebut, membacanya dan kemudian kita menjadi tahu dan pintar. Apakah benar?

Coba kita bandingkan dengan kawan kita yang sama-sama tidak cukup uang untuk membeli buku yang asli, dia mencari alternatif lain dengan mencari di koran-koran, majalah-majalah dan tulisan-tulisan ilmiah lainnya atau karena sekarang sudah semakin banyak warnet dengan harga terjangkau kemudian pergi ke warnet dan dia cari di internet.

Menurut penilaian kita, siapa yang lebih tahu dan pintar? Biarlah diri kita masing-masing yang menjawabnya karena semuanya kembali kepada diri kita, apakah kita selalu mencari jalan pintas walaupun itu tidak baik?

Kembali pada permasalahan sebelumnya, begitu pula yang terjadi dengan program komputer. Program tersebut merupakan hasil karya seseorang atau perusahaan, dan harus ada harga yang dibayarkan atau biaya yang kita keluarkan supaya kita dapat mempergunakannya.

Untuk gambaran saja, harga program komputer Microsoft Windows dan Office saat ini yang berlisensi untuk setiap 1 komputernya tidak kurang dari Rp. 2 Juta Rupiah.

Sebagai perusahaan besar, Microsoft terus berupaya menekan angka pembajakan dengan menawarkan paket-paket murah untuk harga lisensi program-program komputernya. Pertanyaannya, sampai kapan promosi ini? Karena kita tahu, yang namanya promosi itu tidak akan selamanya, tergantung dari situasi dan kondisinya.

Tetapi, melihat angka rupiah tersebut untuk setiap komputernya. Tentu kita dapat menghitung berapa jumlah uang yang harus kita keluarkan jika dikalikan jumlah komputer yang ada di wilayah kita seandainya di wilayah kita ada sekitar 5.000 komputer, laptop dan notebook saja yang berlisensi, Rp. 10.000.000.000,- (Sepuluh Milyar Rupiah). Bagaimana kalau wilayahnya kita perluas menjadi propinsi, atau kita perluas lagi menjadi wilayah negeri ini, berapa komputer, laptop dan notebook yang berlisensi, serta berapa jumlah uang yang dibelanjakan untuk membeli lisensi tersebut.

Apa yang kita dapat dari hasil penjualan itu? Hanya honor dan gaji karyawan saudara-saudara kita yang bekerja di perusahaan penjual saja yang didapat. Selebihnya dan sebagian besar uangnya diterima oleh perusahaan-perusahaan besar pembuat program komputer yang mayoritas berdomisili diluar negeri. Padahal kita tahu, negeri kita berhutang kepada mereka, tetapi kita beli produk mereka sehingga uangnya kembali kepada mereka. Ada apa dengan kita?

Wah, sepertinya kita memusuhi Microsoft atau perusahaan-perusahaan pembuat program komputer lainnya. Jawabannya adalah tidak. Dengan begitu kita menjadi menghargai jerih payah perusahaan-perusahaan tersebut yang telah bersusah payah membuat program komputer sehingga kita tidak lagi membajak hasil karyanya.

Jadi solusinya bagaimana? Mau yang berlisensi mahal…. Mau yang bajakan tak baik dan tak halal….

Hari gini masih bingung soal program komputer yang bagus, gratis dan halal….

Tak perlu bingung karena persoalan ini tidak hanya dialami oleh kita, tetapi juga hampir semua negara yang masyarakat dan pemerintahnya berkeinginan kuat untuk melakukan penghematan sekaligus meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya.

Bagaimana caranya? Pertama, sudah ada program komputer namanya Linux, setara dengan Microsoft Windows dan Office yang dibuat oleh masyarakat telematika didunia yang bekerja secara bersama-sama sehingga bebas dipergunakan oleh siapa saja dan dapat diperoleh dengan mendownloadnya di internet secara gratis, atau dengan membeli program komputernya dalam bentuk Compact Disc (CD) yang harganya setara harga CD bajakan sebelumnya.

Kedua, disinilah unsur pergerakan ekonomi daerah kita dari sektor jasa. Sisihkan dana dari 2 juta rupiah tersebut untuk mengkursuskan sanak, saudara atau kita sendiri untuk belajar program komputer tersebut.

Ada yang menyampaikan kendalanya adalah tempat-tempat kursus atau lembaga-lembaga pendidikan belum ada yang membuka pelatihan-pelatihan seperti itu. Apa benar?

Silakan dicoba, Pemerintah Daerah atau salah satu perusahaan mengumumkan sedang membutuhkan jasa pelatihan untuk mengajarkan Linux. Yakin, tidak akan kurang dari 20 perusahaan, lembaga pendidikan, dan tempat-tempat kursus lokal akan menawarkan jasanya untuk pelatihan tersebut.

Dampaknya sanak, saudara dan kita sendiri akan menjadi lebih bijak dan pintar, serta saudara-saudara kita akan terangkat hidupnya dengan bergeraknya perekonomian karena perputaran uang tersebut.

Selanjutnya, kembali ke kita semua…..

« Older entries