Simple Network Management Protocol (SNMP)

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

SNMP adalah sebuah protokol yang dirancang untuk memberikan kemampuan kepada pengguna untuk memantau dan mengatur jaringan komputernya secara sistematis dari jarak jauh atau dalam satu pusat kontrol saja. Pengolahan ini dijalankan dengan menggumpulkan data dan melakukan penetapan terhadap variabel-variabel dalam elemen jaringan yang dikelola.

Elemen-elemen SNMP

  • Manajer adalah pelaksana dan manajemen jaringan. Pada kenyataannya manager ini merupakan komputer biasa yang ada pada jaringan yang mengoperaksikan perangkat lunak untuk manajemen jaringan. Manajer ini terdiri atas satu proses atau lebih yang berkomunikasi dengan agen-agennya dan dalam jaringan. Manajer akan mengumpulkan informasi dari agen dari jaringan yang diminta oleh administrator saja bukan semua informasi yang dimiliki agen.

  • MIB atau Manager Information Base, dapat dikatakan sebagai struktur basis data variabel dari elemen jaringan yang dikelola. Struktrur ini bersifat hierarki dan memiliki aturan sedemikian rupa sehingga informasi setiap variabel dapat dikelola atau ditetapkan dengan mudah.

  • Agen merupakan perangkat lunak yang dijalankan disetiap elemen jaringan yang dikelola. Setiap agen mempunyai basis data variabel yang bersifat lokal yang menerangkan keadaan dan berkas aktivitasnya dan pengaruhnya terhadap operasi.

Manajemen Jaringan Komputer

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Manajemen jaringan adalah sebuah pekerjaan untuk memelihara seluruh sumber jaringan dalam keadaan baik, karena saat ini jaringan sangat kompleks, dinamik dan terdiri atas komponen yang tidak dapat diandalkan 100%, peralatan yang baik diperlukan untuk mengelola jaringan tersebut.

Aktivitas yang dilakukan dalam pengelolaan administrasi jaringan sebagai berikut :

  • Manajemen kesalahan (Fault Management), yang mengelola kesalahan jaringan dan memperbaikinya.

  • Manajemen perlengkapan (device management), yang menangani berbagai macam peralatan jaringan.

  • Manajemen Konfigurasi (Configuration Management), yaitu yang mengawasi perubahan yang terjadi pada jaringan.

  • Manajemen Kinerja (performance management), yaitu memantau kerja jaringan.

  • Manajemen Sejarah (history management), yaitu mencatat kegagalan dan keandalan peralatan.

  • Accounting, yaitu mencatat penggunaan resources.

  • Keamanan (security), yang mencegah penggunaan resources secara tidak sah.

  • Jangkauan, yaitu menangani jaringan yang besar.

  • Merawat dan meng-upgrade software.

  • Remote access, yaitu melaksanakan manajemen dari berbagai lokasi.