Pengertian Pelayanan


Pelayanan adalah suatu bentuk kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah baik di pusat, di daerah, BUMN, dan BUMD dalam bentuk barang maupun jasa dalam rangka pemenuhan kebutuhan masyarakat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku (KEPMENPAN 81/93).

Pelayanan Publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan (KEPMENPAN NO. 63/KEP/M.PAN/7/2003)

About these ads
Comments
17 Responses to “Pengertian Pelayanan”
  1. dEb0rah says:

    thenks iaaa…

  2. sulaiman says:

    bagi pemerintah tolong donk…….? pelayan dimasyarakat ditingkatkan disegala bidang oke……

  3. Damai says:

    Semoga pelayanan yang diberikan masyarakat akan lebih baik nantinya

  4. aca says:

    Mengapa definisi palayanan publik yang di tulis itu cakupan dari KEPMENPAN semuanya. apakah tidak ada lagi yang bisa mengartikannya ke dalam bahasa sehari- hari agar orang awam bisa mengetahuinya dengan jelas.
    karena jika jelas bagi masyarakat kecil, mereka akan semakin paham arti pelayanan publik yang berhak mereka terima dari Pemerintah, dll.

    singkat kata menurut saya, Pelayanan Publik itu adalah
    suatu proses pelayanan yang di selenggarakan oleh penyelenggaraan pelayanan publik kepada masyarakat mulai dari seseorang di lahirkan sampai seseorang mati.

  5. gina says:

    punya definisi pelayanan atau pelayanan publik menurut para ahli gak? kalo ada, mohon share ke email saya… trmaksh

  6. mirdad says:

    bisa lebih diperjelas lg ga…. pengertian pelayanan nya. ya menurut siapa gtu krn akulg nyusun skripsi, tlong bantu ya

  7. David says:

    thanks bro infonya..
    kalau bisa diperbanyak tuh definisinya

  8. afif hm says:

    Di Negara kita tercinta ini, konsep yang tertuang dalam — apa itu peraturan, tata tertib, sampai kepada Undang-undang — aplikasi dalam kehidupan keseharian bangsa Indonesia masih perlu ditingkatkan konsekuwensitasnya. Saya masih tidak tahu dari mana harus memulai. tapi yang jelas semua unsur yang hidup dalam masyarat bansga kita mempunyai peran, tanggungjawab, serta kewajiban untuk mengambil bagian secara aktif dalam proses untuk menegakkan aturan, tat tertib, atau papun namanya sebagai upaya mewujudkan kehidupan yang dikehendaki bersama.
    Lihat saja praktek kehidupan di jalan-jalan setiap harinya. Hal itu cerminan dari “ketidak” berlakuannya aturan. Bahkan kadang justru yang ingin bertindak sesuai dengan aturan, justeru yang dianggap aneh atau ya apa sebutannya. Contoh, saat lampu merah pengatur lalin sudah kuning, bahkan merah, mestinya siapapun pengguna jalan harus berhenti. Tetapi, justeru penomena yang tampak adalah ada kendaraan yang menerobos, dengan tanpa ada sedikitpun tanda-tanda merasa melanggar. Setelah diketahui bahwa kendaraan itu memang menngunakan plat seri darai suatu institusi tertentu yang memiliki kewenangan dalam negeri ini. Sebut saja bukan orang kebanyakan (rakyat biasa). Namun celakanya, hal tersebut kemudian ada pengguna jalan lain yang mengikuti jejak kendaraan yang menerobos lampu merah tersebut. Kondisi demikian hampir saja dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Namun celakanya, kendaraan yang ikut-ikutan tersebut dihentikan oleh petugas. Sementara yang diikuti tidak ? Perlakuan ini kemudian menimbulkan pertanyaan ? Demikian inikah pelayanan publik ?
    Belum lagi fenomena selanjutnaya yang kemudian si pelanggar lalin dikenakan sanksi. Tapi karena sesuatu hal diberikan pelayanan secara “damai”. Demikian inikah yang dimaksud dengan pelayanan publik ? masih banyak contoh-contoh lain yang menjadikan kita “pesimistis” terhadap upaya untuk menegakkan aturan yang harus dijunjung tinggi dalam kehidupan bangsa ini. Mudah-mudahan Allah SWT Tuhan YME dan Kuasa atas segala-galanya, membisikan hidayahnya kepada para pelaku pelanggaran untuk menyadari, dan kembali bertekad untuk bersama-sama mewujudkan kehidupan yang m,endasarkan pada aturan, hukum, atau apa namanya untuk kepentingan bersama. Wallahu’alam bisshawab.

  9. thiyu says:

    pemerinta lebih mengutamakan pelayanan di bandingkan uang..
    jangan pernah mengangap orang kecil itu lemah..
    contohnya saja seperti pelayanan dirumah sakit,mereka lebih mengutamakan orng yang kaya dari pada orng yang kurang mampu……..
    tolong hal yang seperti itu di hilangkan segera…

  10. maya says:

    Lbh d’t9xat_xHan 9!ey yeach…???,,

  11. Johny Andrean Bin Miun says:

    thnk boz atas infonya yg sangat membantu, klo bisa ditambah lagi lebih lengkap

  12. pengertian menurut beberapa ahli dong…krim ke email sy….mkasiihh:)

  13. ciplukh says:

    mau juga dong share pengertian pelayanan menurut para ahli, lagi nyusun skripsi nih makasih :)

  14. inggriani says:

    pengertian pelayanannya rata-rata dari tahun 2009 kebawah, ada pengertian yg paling terbaru ga?

  15. Dona says:

    sebenarnya pelayanan yang bagus it seperti apa? menurut pandangan ahlinya gimana ya?

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. [...] Pengertian Pelayanan September 2007 9 comments 3 [...]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: