40 Hari


Apa yang terbayang sama kita jika mendengar kata 40 hari? Sebuah kegiatan untuk memperingati 40 harinya seseorang yang meninggal dunia. Kegiatan dimulai dengan pembacaan shalawat kemudian pembacaan yassin dan ditutup dengan do’a. Kadang kala ditambah dengan ceramah atau siraman rohani oleh ustazd.

Tidak ada dalil atau aturan yang mewajibkan melaksanakan kegiatan ini. Dikisahkan bahwa yang menyerupai kegiatan seperti ini pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Jika ada tetangga atau sahabat yang meninggal, pada malam harinya Nabi Muhammad SAW datang mengunjungi untuk memberikan dukungan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan. Selanjutnya Nabi ikut membacakan do’a. Mungkin itulah yang menjadi dasar umat Islam di Indonesia menyelenggarakan kegiatan-kegiatan untuk memperingati keluarga yang meninggal.

Indra Sufian, Kepulauan Riau, 21 Januari 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: